23 February 2020, 22:17 WIB

Surya Paloh Tanggapi Rendahnya Hasil Survei NasDem


Putra Ananda | Politik dan Hukum

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menanggapi santai hasil survei intenal yang menyebutkan elektabilitas NasDem hanya berada di angka 2,5%.

"Pada Pemilu 2014, pemilu pertama, partai kita baru satu tahun. Tidak ada yang menyangka, sebagian besar masyarakat apalagi lembaga survei telah memprediksikan Nasdem tidak lolos parlementary threshold pada waktu itu sekitar 3%," kata Surya Paloh dalam pelantikan pengurus DPW dan DPD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (23/2).

Namun demikian, diutarakan Surya, pada hasil Pemilu 2014 partainya menorehkan hasil sekitar 6,8% suara nasional dengan jumlah pemilih sekitar 8,4 juta orang.

"Kita (Pemilu 2014) mendapatkan 36 kursi DPR dan lebih 1.300 kursi DPRD provinsi kabupaten kota," ujar Surya.

Di Pemilu 2019, hasil survei lagi-lagi menyebutkan Partai NasDem diprediksikan tidak lolos ambang batas parlemen di bawah 4%. Namun, hasil survei tersebut lagi-lagi juga dipatahkan dengan perolehan yang diraih NasDem.

"Pemilu 2019, NasDem malah mendapatkan tambahan kepercayaan suara dari masyarakat jadi 12,6 juta (suara) dengan 59 kursi DPR. Dulu ada 2 sampai 3 menteri di kabinet, sekarang masih ada 3 kursi menteri kabinet," beber Surya.

 

Baca juga: Surya Paloh: Kaderisasi NasDem Terus Berlanjut

 

Dikatakan Surya, NasDem akan terus melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah menjadi kekurangan partainya. Termasuk mengevaluasi kesalahan-kesalahan yang mungkin sudah dilakukan internal partai.

"Dengan evaluasi pada kekurangan kita dan hal hal yang belum kita lengkapi, kesalahan kita, kita perbaiki semua," katanya.

Dalam survei Indobarometer yang dirilis hari ini, Minggu (23/2/2020), disebutkan, dukungan publik terbesar didapatkan oleh PDIP dengan angka 24,8%. Berikutnya adalah Gerindra 14,8%, Golkar 8,1%, PKS 7,8%, PKB 5,6%.

Kemudian, Demokrat 5,5%, Nasdem 2,5 persen, PAN 2,4%, PPP 2,3%, Perindo 2,0 %, PSI 0,8%, Hanura 0,4%, PBB 0,2%, Berkarya 0,1%, Garuda dan PKPI 0,0&. (OL-8)

BERITA TERKAIT