23 February 2020, 21:53 WIB

Solidaritas Indonesia untuk Palestina Terus Terjalin


Mediaindonesia.com | Humaniora

ADARA Relief International menggelar peringatan milad yang ke-12 sambil meluncurkan crowdfunding website dan mendeklarasikan terbentuknya Forum Ormas dan Lembaga Perempuan Indonesia untuk Palestina (FOL-PIP).

Adara memiliki cita-cita besar untuk mengedukasi masyarakat dan menggalang donasi dan dukungan untuk rakyat Palestina. Organisasi itu didirikan oleh almarhumah Yoyoh Yusroh pada tanggal 14 Februari 2008 silam.

Ketua Adara, Nurjanah Hulwani, mengatakan perjuangan membantu membebaskan Palestina adalah kewajiban karena di Palestina ada Masjid Al Aqsa. Ia menambahkan, Tanah Palestina adalah tanah wakaf umat Islam.

Baca juga: Palestina Siap Berdialog dengan Pemimpin Terpilih Israel

"Berjuang membantu membebaskan Palestina adalah kewajiban," kata Nurjanah dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia di Jakarta, Minggu (23/2).

Peluncuran crowdfunding website dimaksudkan untuk memudahkan donatur memilih dan mengenal berbagai program kemanusiaan untuk Palestina dan berdonasi dengan mudah lewat website tersebut.

Website baru Adara ini juga memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan terkait update Palestina, info penyaluran, dan kabar terbaru mengenai berbagai kegiatan dan aktivitas kepalestinaan.

Adapun FOL-PIP merupakan forum yang bertujuan memperkuat jejaring dan sinergi perempuan Indonesia untuk meningkatkan kepedulian kepada  penderitaan  bangsa, khususnya perempuan dan anak Palestina.

Ketua Umum Hijab Community, Putri Dwiandari, ikut mengapresiasi aksi nyata Adara dalam membantu Palestina. Tidak hanya itu, menurutnya, Adara juga telah memberikan edukasi yang baik tentang kondisi terkini anak dan perempuan Palestina.

"Semangat saja tidak cukup untuk membantu Palestina, kita perlu pengetahuan yang cakap dan mumpuni, dan Adara sangat membantu saya dalam memahami sejarah dan makna Palestina, khususnya saya sebagai seorang muslim," ujarnya.

Ketua Umum PP Wanita PERTI (Persatuan Tarbiyah  Islamiyah) Nelly Nailatie Maarif menyatakan, banyak informasi yang tidak didapatkan dari media massa terkait Palestina. Pihaknya malah mendapatkan dari Adara Relief International. (Ant/A-3)

BERITA TERKAIT