23 February 2020, 21:29 WIB

Digitalisasi Bantu Wujudkan Inklusi Keuangan di Dunia Pendidikan


Mediaindonesia.com | Humaniora

INFRA Digital Nusantara (Jaringan IDN) startup di bidang keuangan dan pembayaran untuk institusi pendidikan telah menggandeng Gojek Indonesia melalui layanan GoBills di aplikasi Gojek sebagai salah satu merchant pembayaran biaya pendidikan.

Indah Maryani, COO Infra Digital Nusantara berkata, pihaknya bekerja keras mewujudkan inklusi keuangan untuk lembaga pendidikan, sehingga menjadi self sustain dan dapat berkonsentrasi dalam pengembangan pendidikan di Industri 4.0.

Baca juga: Gojek Bantah Pembayaran SPP via GoPay Terkait Nadiem

"Saat ini, tercatat lebih dari 180 unit institusi pendidikan, dengan total 180 ribu siswa dari 14 provinsi di Jaringan IDN yang terdaftar di GoBills, mulai dari sekolah, madrasah, universitas, pesantren, dan bimbingan belajar yang dapat membayar tagihan biaya pendidikan via Gobills," kata Indah dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia di Jakarta, Minggu (23/2).  

Indah mengatakan, banyak orang tidak menyadari mayoritas permasalahan sekolah justru permasalahan keuangan. Sistem pembayaran biaya pendidikan metode cash dan laporan keuangan manual sering menimbulkan banyak masalah, terlebih jika terdapat banyak pos-pos pembayaran yang berbeda tiap siswa. 

Diharapkan dengan adanya digitalisasi keuangan dalam institusi pendidikan dapat membantu sekolah untuk meningkatkan kualitas sekolah dengan efisiensi tugas administrasi, sehingga tenaga sekolah dapat difokuskan untuk menyelesaikan tugas sekolah yang lain.

Manfaat digitalisasi keuangan sangat dirasakan terutama dari sisi wali murid. Seperti yang dirasakan oleh Ernawati, salah satu wali murid SMK Madya Depok. “Sekarang bisa bayar kapan saja dan di mana saja, apalagi sekarang ada gopay jadi tidak perlu repot keluar rumah untuk bayar”, tutur Ernawati. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT