23 February 2020, 20:35 WIB

PB PRSI Fokus Pelatnas Olimpiade 2020 dan PON Papua


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

PENGURUS Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) akan fokus pada program pelatnas Olimpiade 2020 demi mengirimkan perwakilan perenangnya ke Tokyo. Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2020 yang yang dihadiri 31 Pengprov dan berakhir Sabtu (22/2), PRSI juga akan fokus pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.

"Kami fokus urusan pelatnas Olimpiade dan PON. Persiapan PON, sarana dan prasarananya sudah siap hampir 80 % di Stadion Akuatik, Papua Bangkit," ujar Kabid Binpres PB PRSI, Wisnu Wardhana.

Tentang Olimpiade 2020 Wisnu mengaku pihaknya tengah menggodok bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Ia berharap proposal pelatnas Olimpiade bisa mendapat persetujuan dari Menpora Zainudin Amali.

"Semoga Februari ini dapat persetujuan dari Menpora. Jika proposal disetuji akan ada atlet yang dikirim ke Amerika Serikat dan juga Perancis untuk training camp," ucap Wisnu.

Rencananya akan ada lima perenang yang diusulkan mengikuti pelatnas Olimpiade, yaitu I Gede Siman Sudartawa, Farrel Armandio Tangkas, Triady Fauzi, Fadlan Prawira dan perenang putri Azzahra Permatahani.

Sedangkan menghadapi PON 2020, Wisnu mengatakan PRSI belum bisa mengumumkan. "Kuota PON masih harus di koordinasikan lagi dengan KONI dan PB PON. Bulan Maret akan bisa diketahui kepastiannya," tuturnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PB PRSI, Sarman Simanjorang menjelaskan dalam rakernas kali ini, hampir seluruh pengprov yang hadir menginginkan Ketua Umum PB PRSI Anindya Bakrie yang masa jabatannya akan habis tahun ini, kembali memimpin. Rencananya Musyawarah Nasional PB PRSI akan dilakukan usai PON 2020 Papua untuk pemilihan ketua umum baru.

"Dalam rakernas, sebagian besar Pengprov dalam permintaannya menginginkan kembali Anindya memimpin PB PRSI untuk periode berikutnya. Saat ini Ketua Umum sedang memikirkan dan akan menunggu jawaban Anin," ujar Sarmani. (Ykb/R-1)

BERITA TERKAIT