23 February 2020, 19:51 WIB

Cari Guru Terbaik, EF Education Gandeng Kemendikbud


Ahmad Maulana | Humaniora

EF Education First menggelar EF Excellence Award in Language Teaching. Executive Director of Academic Affairs & Partnership EF Education First, Minh Tran mengatakan, ajang tersebut merupakan penghargaan dan apresiasi bagi para guru terbaik di dunia.

“EF Excellence Award in Language Teaching pertama kali diadakan pada 2019. Ini merupakan wujud apresiasi kami bagi para guru bahasa asing terbaik di dunia,” kata Tran dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia di Jakarta, Minggu (23/2).

Baca juga:Sukma Bangsa Serahkan Rekomendasi Manajemen Konflik Basis Sekolah

Ia mengatakan, ajang penghargaan tahun ini akan mengangkat tema Menumbuhkan Kepercayaan Diri Para Pengguna Bahasa Asing. Tema tersebut sejalan dengan prinsip utama pembelajaran bahasa di EF yaitu membantu menumbuhkan kepercayaan diri siswa-siswi saat berkomunikasi menggunakan bahasa asing.

"Saat seseorang dapat berbicara bahasa asing dengan percaya diri, alih-alih mengacu hanya pada hasil skor ujian semata, hal tersebut merupakan salah satu tanda keberhasilan dalam pembelajaran bahasa. Kepercayaan diri dalam berbahasa asing menjadi aset penting yang harus terus ditumbuhkan dalam diri seseorang,” imbuhnya.

Dalam rangka untuk memperluas dan meningkatkan partisipasi guru-guru di Indonesia pada EF Excellence Award ini, EF Education akan berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pendaftaran untuk proses seleksi EF Excellence Award in Language Training akan ditutup pada tanggal 31 Maret 2020 dan bagi guru yang ingin berpartisipasi di ajang ini dapat mengakses formulir pendaftaran di Website EF.

Penyisihan akan dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap nasional yang akan dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 15 April dan dilanjutkan ke tahap global pada tanggal 16 sampai 30 April 2020.

Selain memperoleh penghargaan dari EF, para guru yang terpilih akan diterbangkan ke New York untuk mengikuti global summit pada bulan Agustus 2020 mendatang.

“Kami ingin mengajak seluruh guru terbaik dunia untuk bersosialisasi dan berbagi ilmu dalam Global Summit yang akan datang sehingga mereka dapat menggunakan ilmu yang telah didapatkan dari pertemuan akbar tersebut untuk mengembangkan sistem pendidikan di negara masing-masing, dan juga menyebarkannya demi kemajuan pendidikan bahasa asing di dunia,” pungkas Minh. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT