23 February 2020, 19:30 WIB

BMX Kejar Asa ke Olimpiade Tokyo


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari, mengatakan jika cabang tersebut masih berpeluang mengirimkan atletnya ke Olimpiade Tokyo 2020, khususnya nomor BMX.

Pria yang akrab disapa Okto itu menjelaskan, atlet sepeda masih mengikuti kejuaraan sampai Mei 2020. Salah satu yang terdekat ialah Kejuaraan BMX Banyuwangi 2020 pada 4 April.

Okto menyebut Indonesia akan mengandalkan dua pembalap Indonesia, yaitu I Gusti Bagus Saputra dan Toni Syarifudin yang masih berkesempatan besar untuk lolos ke Tokyo.

 

Baca juga: Wabah Korona Ikut Ganggu Persiapan Tim Olimpiade Tiongkok

 

Meski saat ini Bagus masih berada di peringkat ke-44 dunia, Okto optimistis pesepadanya bisa lolos melalui metode peringkat pernegara. Saat ini, tim Merah Putih duduk di peringkat 19 dunia dengan raihan 996 poin. Artinya agar bisa lolos, Indonesia setidaknya harus berada di 11 besar.

"Mudah-mudahan atlet kita bisa lolos. Kami akan adakan lagi turnamen di Indonesia agar menambah peluang poin bagi atlet Indonesia," tutur pria yang menjabat sebagai ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu, Minggu (23/2).

Sementara itu, Okto mengaku telah mengirimkan surat kepada National Olympic Committee (NOC) Tiongkok yang berisikan belasungkawa terkait wabah korona yang menimpa Negeri Panda.

“Bagaimanapun Tiongkok yang mendukung kita untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Jadi kami beri semangat dan support. Paling tidak itu bisa sedikit membantu mereka,” ujarnya.

Tak hanya itu, PB ISSI juga tak akan melarang pesepada Tiongkok untuk mengikuti turnamen yang diadakan di Indonesia. “Tentu harus mempertimbangkan kesehatan. Tapi, kita maksimalkan mereka bisa ikut. Karena tidak ada pembatasan untuk atlet di seluruh dunia bisa berpatrisipasi,” pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT