23 February 2020, 17:57 WIB

Banjir di RSCM, Ketua DPRD Duga Ada Pintu Air yang tak Dibuka


 Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, angkat bicara soal Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang sempat tergenang air akibat hujan hari ini. Ia mengatakan sebenarnya Pintu Air Manggarai dan Sunter menjadi kunci dalam buka tutup air.

"Pas saya lewat ke Sunter itu kering. Padahal di Medan Merdeka Utara itu banjir loh. Ini kan jadi pertanyaan. Pompa air tanggung jawabnya 1000 persen di gubernur bukan orang lain," kata Prasetyo di Jakarta, Minggu (23/2).

Adanya genangan air yang masuk ke ruangan RSCM, mengakibatkan alat-alat kesehatan menjadi rusak. Prasetyo juga menyoroti wilayah lain yang masih terkena banjir.

Baca juga: Cek Banjir RSCM, Menkes Terawan: Ternyata sudah Dikeringkan

Ia mengungkapkan Pemprov DKI sudah membeli sebanyak 400 pompa mobile untuk menyedot air yang tergenang. Namun, hal itu belum terlihat signifikan pengurangan volume air saat hujan deras tiba.

"Di depan MOI Kelapa Gading padahal ada pompa-pompa mobile besar tapi kenyataannya mana? Pulomas dan Kelapa Gading tergenang semua. Antisipasinya harusnya sudah siap, jangan setelah penyakitnya datang baru gradak gruduk. Enggak selesai boss," tegas Prasetyo.

Prasetyo juga menyayangkan ketidaksigapan petugas di lapangan untuk tangani banjir. Hal itu karena kurangnya koordinasi antara dinas yang satu ke dinas lain.

"Sekarang buat apa rekan-rekan PJLP dan pasukan biru ada, tapi enggak ada komando. Kalau dikasih komando, gerak kok mereka. Lalu, kalau dia (Anies) taruh kepala dinas sumber daya air yang bukan jagonya di situ, repot juga bos," tandas Prasetyo. (A-2)

BERITA TERKAIT