23 February 2020, 15:59 WIB

Jakarta Banjir, Pengamat: Gubernur Sibuk Urus Formula E di Monas


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Jakarta kembali dihantam banjir akibat curah hujan ekstrem yang mengguyur sejak Minggu (23/2) dini hari tadi. Ini adalan banjir ke-7 yang terjadi sejak 1 Januari silam. Ahli tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak serius dalam menangani banjir.

Banjir terus berulang hingga tujuh kali hanya dalam waktu dua bulan.

"Gubernur DKI sama sekali tidak ada upaya serius pencegahan mengatasi banjir sejak awal Januari hingga banjir hari ini. Kok bisa-bisanya klaim berhasil mengatasi banjir," kata Nirwono saat dihubungi, Minggu (23/2).

Baca juga: Cek Banjir RSCM, Menkes Terawan: Ternyata sudah Dikeringkan

Banjir yang terus berulang itu dikatakannya sudah membuat frustasi warga terutama warga yang terdampak banjir.

Anies bahkan lebih memerhatikan proyek lain yang lebih prestise dibandingkan menangani banjir di puncak musim hujan ini.

"Malah sibuk ngurusin revitalisasi dan Formula E di Monas," tukasnya.

Nirwono lantas berkelakar Anies harus bersyukur karena hujan esktrem selalu tumpah saat akhir pekan sehingga warga tidak terlalu terganggu dan tidak menyebabkan lumpuhnya perekonomian.

Menurutnya hal yang perlu dilakukan guna mencegah banjir berulang yakni segera menormalisasi sungai, waduk, embung, situ, dan saluran.

"Harus memperbaiki atau menata kalinya, perlu membangun banyak danau, kolam penampung air, dan memperbesar saluran air. Itu yang lebih dibutuhkan ke depan agar kawasan langganan banjir bisa berkurang atau bebas banjir," tukasnya. (Put/A-3)

BERITA TERKAIT