23 February 2020, 13:55 WIB

Atasi Banjir, Anies: Pintu Air Dibuka Tunggu Air Laut Surut


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengecek sejumlah lokasi yang mengalami banjir, seperti di Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat yang terendam hingga 50cm.

Di lokasi ini Anies juga didampingi oleh Ketua Fraksi Partai NasDem Wibi Andrino.

Di lokasi itu sudah disiagakan beberapa unit mobil pemadam kebakaran guna menyedot air yang menggenangi permukiman warga dan membuang air tersebut ke saluran terdekat.

Anies kemudian melanjutkan inspeksi ke Pintu Air Manggarai yang pagi ini naik statusnya ke Siaga 2 dengan ketinggian 864 cm namun siang ini sudah turun ke Siaga 2 dengan ketinggian muka air 782 cm.

Anies mengatakan banjir disebabkan oleh hujan dengan curah hujan ekstrem di sebagian besar wilayah Jakarta terutama wilayah Cempaka Putih.

"Curah hujan pagi ini sangat ekstrem mencapai 241 mm. Ini di atas indikator lebat 150 mm," kata Anies di Pintu Air Manggarai, Minggu (23/2).

Anies menyebut sudah mengoordinasikan seluruh jajarannya untuk membantu warga yang terjebak banjir. Pun BPBD, Dinas Sumber Daya Air serta dinas terkait telah terjun membantu memompa air guna menyurutkan banjir.

Di sisi lain, ia akan mengupayakan banjir segera surut dengan membuka pintu-pintu air di pesisir. Sebab, Minggu (23/2) dini hari gelombang air laut di Teluk Jakarta meninggi akibat waktunya pasang air laut.

"Begitu surut semua pintu air akan dibuka sehingga banjir bisa surut secara bertahap," ungkapnya.

Hingga siang ini ada 108 RW tergenang banjir dan menyebabkan 846 jiwa mengungsi.(X-15)

BERITA TERKAIT