23 February 2020, 05:00 WIB

Nadine Chandrawinata: Kembalikan Lumba-Lumba ke Habitatnya


Aiw/H-2 | Weekend

PUTRI Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata, 35, memiliki perhatian khusus pada lingkungan. Kecintaan pada lingkungan dibuktikannya dengan mendirikan Sea Soldier, sebuah komunitas peduli lingkungan pada 25 Maret 2015 lalu.

Berbagai gerakan terkait lingkungan pun telah dilakukan oleh komunitas yang telah tersebar di sekitar 15 daerah ini, mulai aksi bersih-bersih sampah, menanam bibit mangrove, hingga melepas tukik di pantai.

Belum lama ini, Nadine turut meneruskan mengunggah video aksi sekelompok lumba-lumba di tengah laut kiriman Sea Soldier Bandung.

"Sirkus lumba-lumba keliling masih marak. Maka coba simak. Habitat mereka di laut, bukan di kolam yang penuh sorak," tulis Nadine pada teks fotonya.

Atraksi keliling lumba-lumba di luar habitatnya memang marak. Karena itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) telah sepenuhnya melarang peragaan lumba-lumba keliling sejak Kamis, 6 Februari 2020 lalu. KLHK juga meminta agar mamalia laut pintar itu dikembalikan ke 87 lembaga konservasi untuk dirawat.

Tidak hanya makhluk laut, perhatian Nadine juga ditujukan pada satwa-satwa yang terancam punah, seperti video aksi orang utan tapanuli (Pongo tapanuliensis) yang diunggahnya di akun Instagram-nya. Saat meloncat di antara dahan, orang utan tapanuli itu mengeluarkan suara khasnya. Menurutnya, suara orkestra dari rimba ialah suara yang harus dilestarikan. (Aiw/H-2)

BERITA TERKAIT