22 February 2020, 18:18 WIB

Soal Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Mensos Nilai Sekolah Teledor


Henri Siagian | Nusantara

MENTERI Sosial Juliari P Batubara meminta kejadian siswa siswa SMPN 1 Turi yang hanyut saat kegiatan susur Sungai Sempor di Kabupaten Sleman pada Jumat (21/2) diselidiki tuntas.

"Harus ada investigasi mendalam, tetap harus diselidiki tuntas," katanya saat meninjau posko SAR Gabungan di Wonokerto, Turi, Sleman, Sabtu (22/2).

Baca juga: Siswa SMP 1 Turi Hanyut, Polda: Semua Memungkinkan Jadi Tersangka

Menteri Sosial Juliari P Batubara. (Antara)

Proses investigasi terhadap kegiatan Pramuka berujung maut itu, menurut dia, diserahkan kepada kepolisian. "Kita serahkan saja sama yang berwajib. Mereka sudah paham yang harus dikerjakan," kata dia.

Baca juga: Kepsek SMPN 1 Turi Akui tak Diberitahu Ada Kegiatan Susur Sungai

Seperti dikutip dari Antara, Juliari menilai sekolah telah melakukan keteledoran karena menyelenggarakan kegiatan di luar sekolah tanpa memperhitungkan keamanan dan keselamatan siswa. "Ya ini konyol, kegiatan di luar sekolah dilakukan di tempat dan waktu yang tidak tepat," katanya.

Baca juga: Duka Sultan atas Musibah yang Dialami SMPN 1 Turi

Menteri Sosial juga mengatakan pemerintah akan memberikan santunan kepada ahli waris siswa SMPN 1 Turi yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

"Untuk ahli waris korban meninggal akan kami berikan santunan Rp15 juta per orang, kemudian untuk biaya pengobatan korban yang terluka juga akan kami berikan," kata Juliari. (X-15)

BERITA TERKAIT