22 February 2020, 17:18 WIB

Kasus Pramugari Garuda, Siwi, Polisi belum Tahu Admin @digeeembok


Siti Yona Hukmana | Megapolitan

PENYIDIK Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya rampung memeriksa saksi dalam kasus pencemaran nama baik pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti. Polisi segera melakukan gelar perkara.

"Senin (24/2) kita akan gelar perkara untuk menentukan apakah ada unsur persangkaannya. Kalau sudah memenuhi unsur, akan naik ke sidik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (22/2).

Baca juga: Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Penuhi Panggilan Polisi

Yusri mengatakan, saat ini polisi tengah menganalisis akun Twitter @digeeembok. Pasalnya, polisi belum mengetahui identitas dari pemilik akun tersebut.

"Akun Twitter @digeeembok ini yang masih kita analisa untuk menentukan siapa admin ini," ujar Yusri.

Baca juga: Diduga Cemarkan Nama Siwi, Pemilik Akun @digeeembok Diburu

Untuk diketahui, penyidik telah memeriksa 10 orang saksi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti terhadap akun @digeeembok. Dari 10 saksi itu, tujuh dari pihak Siwi dan tiga saksi ahli.

Siwi melaporkan akun twitter @digeeembok ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019. Laporan ini merupakan buntut dari cuitan @digeeembok yang menyebut Siwi memiliki hubungan spesial dengan salah satu mantan direksi PT Garuda Indonesia.

Baca juga: Tugas ke Shanghai, Siwi tak Hadiri Pemeriksaan Polisi

Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus. Terlapor disangkakan pasal pencemaran nama baik melalui media elektronik, yakni Pasal 27 juncto pasal 45 Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 perubahan Undang-undang RI Tentang ITE. Kemudian Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP. (X-15)

BERITA TERKAIT