22 February 2020, 16:42 WIB

Pesan Jokowi ke Warga Aceh: Mari Konsentrasi ke Arah Pembangunan


Ferdian Ananda Majni | Nusantara

PRESIDEN Joko Widodo menilai Aceh sebagai daerah modal. Sebab, Aceh memiliki historis yang melekat dalam perjuangan kemerdekaan dan juga potensi serta sumber daya besar dalam pembangunan.

"Marilah sekarang konsentrasi kita ke arah pembangunan. Aceh memiliki kekuatan dan potensi karena ini merupakan daerah modal. Modal sumber daya alam dan sumber daya manusia yang saya tahu. Karena saya pada 1986 hingga 1988 berada di Lhokseumawe dan di Bener Meriah," tutur Presiden dalam sambutannya pada Kenduri Kebangsaan, di Sekolah Sukma Bangsa Bireuen, Sabtu (22/2).

Baca juga: Presiden Datangi Kenduri Kebangsaan, Surya Paloh: Kami Suka Cita

Selain itu, untuk membangun dan mendorong perekonomian Bumi Serambi Makkah, Presiden juga mengajak pemerintah daerah dan masyarakat Aceh untuk bekerja dan duduk bersama dalam menyelesaikan tantangan pembangunan di provinsi itu.

Baca juga: Kenduri Kebangsaan Bagian Merajut Keislaman dan Keindonesiaan

"Mari kita bersama-sama bersatu. Masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat menyelesaikan persoalan-persoalan dan tantangan-tantangan yang ada di Aceh. Kalau ada persoalan besar yang bisa kita selesaikan bersama, mari duduk bersama," tandasnya.

Baca juga: Puji Tarian Ratoh Jaroe, Presiden Jokowi: Dinamis, Keislaman

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar, serta sejumlah ulama dan anggota MPR, DPR, dan DPD RI asal Aceh. (X-15)

BERITA TERKAIT