22 February 2020, 16:30 WIB

Duka Sultan atas Musibah yang Dialami SMPN 1 Turi


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama sang istri, GKR Hemas meninjau SMP N 1 Turi, Sleman, dan Puskesmas Turi, Jumat (21/2) malam.
Sultan menyampaikan duka cita atas peristiwa yang menimpa murid-murid SMPN 1 Turi yang hanyut saat kegiatan susur Sungai Sempor.

Selain menyampaikan duka cita, Sultan juga menyampaikan rasa prihatin. "Saya prihatin, kenapa justru pada masa musim hujan ada aktivitas menyusuri sungai," kata Sultan.

Sultan juga memohon, pimpinan sekolah dapat bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi. Sultan berpesan, saat musim hujan seperti ini, keselamatan tetap menjadi hal yang nomor satu.

"Selama musim hujan jangan melakukan aktivitas di sungai yang berdekatan dengan sungai apalagi menyusui sungai. Itu jelas sangat berbahaya," ujar Sultan.

Wilayah sungai, terutama yang berhulu di lereng Merapi, perlu diwaspadai karena mendapatkan limpahan aliran hujan yang sangat tinggi sehingga debit air pun tinggi. Banjir di aliran sungai bisa terjadi apabila di daerah hulu sedang hujan deras. Padahal, di daerah aliran sungai hujannya tidak deras, bahkan tidak turun hujan.

Hal semacam itu pernah terjadi beberapa waktu lalu saat aliran Kali Code sangat deras sehingga sungai penuh. Padahal nyatanya wilayah Kota Yogyakarta tidak hujan. "Kita tidak bisa memprediksi itu semua, jadi demi keselamatan lebih baik hindari dulu. Itu saja," pungkas Sultan. (AT/OL-10)

BERITA TERKAIT