22 February 2020, 10:43 WIB

Dinas KUMKMP DKI Gaet Lahan Swasta Untuk Sediakan Ruang Bagi UKM


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta berencana menempatkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di lahan privat yang tersedia di pinggir jalan. Penempatan UKM itu bakal menggantikan rencana awal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang hendak menempatkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar.

"Jadi bukan di trotoar, tapi di belakangnya. Kita akan usahakan pedagang itu di sisi trotoar. Bukan di atas trotoar, tapi sebelum trotoar. Kita akan minta itu di lahan privat," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas KUMKMP DKI Elizabeth Ratu Rante Allo saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (21/2).

Elizabeth menjelaskan pedagang yang ditempatkan juga bukan PKL melainkan wirausaha mikro, kecil, dan menengah yang sudah terdaftar dan menjadi binaan program Jakpreneur.

"Yang di dalam situ adalah binaan Jaklreneur yang sudah dibina dan berhasil. Jadi di situ adalah pameran buat mereka untuk branding produk. Bukan PKL yang pedagang berkeliaran di pinggir jalan yang akan dimasukkan di situ," papar Elizabeth.

baca juga: Dinas Bina Marga Pastikan tak Semua Trotoar Bisa Ditempati PKL

Sementara itu, pihaknya menegaskan membatalkan niat untuk menempatkan PKL atau UMKM di trotoar. Padahal rencana itu sudah diungkapkan baik oleh Dinas Bina Marga DKI dan mantan kepala Dinas KUMKMP sebelumnya. Bahkan rencana itu ditargetkan terealisasi tahun ini.

Elizabeth menambahkan trotoar akan tetap difokuskan untuk memudahkan pejalan kaki untuk berjalan kaki dan menuju transportasi umum.

"Tapi yang nama di Sudirman itu, tidak akan ada PKL yang mau ditempatkan di trotoar, tapi di sisi trotoar. Kita akan adakan pendekatan ke gedung-gedung yang memang dekat stasiun MRT atau TJ," tandasnya.

Menurutnya, sudah ada dua gedung yang bersedia untuk memberikan area laha kosongnya. Namun, Elizabeth belum mau membeberkan lokasinya. "Ada dua. Nanti tunggu saja," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT