22 February 2020, 09:27 WIB

Warga Depok Diimbau Kurangi Penggunaan Plastik


(KG/J-3) | Megapolitan

KEPALA Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Iyai Gumilar, mengakui masyarakat Kota Depok masih banyak yang menggunakan plastik.

Padahal, terang dia, pemerintah setempat pun telah melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai. Kebijakan itu diakuinya untuk menekan produksi sampah plastik di wilayah tersebut.

"Pemkot dengan tegas melarang penggunaan plastik sekali pakai. Bila berbelanja ke minimarket atau toko modern serta pasar tradisional, kami harap membawa kantong belanja yang bisa dipakai lama," kata Iyai, kemarin.

Menurutnya, Kota Depok memproduksi sampah mencapai 1.300 ton per hari. Bahkan, sekitar 50 ton atau 3,85% dari jumlah itu merupakan sampah plastik.

Penggunaan plastik bisa mengancam lingkungan. Kecenderungan menggunakan plastik juga terus naik. "Karena plastik jadi salah satu sampah yang bakal sulit terurai," terang dia.

Guna mengatasi persoalan itu, imbuhnya, masyarakat yang ketahuan membuang sampah sembarangan akan dikenai sanksi denda Rp25 juta atau pidana penjara maksimal 3 bulan.

Penerapan sanksi itu merujuk Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 dan Nomor 5 Tahun 2004 tentang Sanksi Tata Tertib Membuang Sampah. (KG/J-3)

BERITA TERKAIT