22 February 2020, 06:48 WIB

334 WNI Kru Kapal MS Westerdam Negatif Korona


Antara | Internasional

SEBANYAK 334 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai kru kapal pesiar MS Westerdam yang sedang berlabuh di Kamboja, memilih melanjutkan pelayaran, Sabtu (22/2) setelah dinyatakan negatif terinfeksi virus corona atau COVID-19.
 
''Kementerian Kesehatan Kamboja menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan ulang tidak ditemukan ada penumpang dan awak kapal Westerdam yang positif COVID-19,'' kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha melalui pesan singkat, kemarin.
 
Kapal tersebut direncanakan melanjutkan pelayarannya menuju Filipina pada 22 Februari 2020.
 
''Info yang kami terima, para kru WNI memilih untuk tetap bekerja dan melanjutkan pelayaran bersama Westerdam,'' ujar Judha.
 
Pemeriksaan ulang terhadap kru kapal MS Westerdam dilakukan setelah seorang penumpang kapal tersebut dilaporkan terinfeksi virus corona.
 
Dari 362 WNI yang tercatat sebagai kru kapal tersebut, sebagian diantaranya telah menyelesaikan kontrak kerja dan memilih pulang ke Tanah Air.
 
Kementerian Kesehatan Kamboja telah mengkonfirmasi bahwa 747 awak di kapal MS Westerdam telah diuji negatif untuk COVID-19.
 
Kapal MS Westerdam sempat ditolak oleh lima negara karena kekhawatiran terhadap virus corona, sebelum akhirnya diperbolehkan masuk ke Kamboja.
 
Pada 13 Februari pagi, Kementerian Kesehatan Kamboja menyatakan tidak ada satu pun penumpang kapal tersebut yang membawa virus COVID-19 setelah mengumpulkan sampel dari para penumpang dengan gejala sakit atau mirip flu.
 
Sorak sorai dari dalam kapal bisa terdengar ketika MS Westerdam yang mengangkut 1.455 penumpang dan 802 kru itu berlabuh di Kota Sihanoukville pada malam harinya.
 
Setelah diizinkan turun, para penumpang kembali ke rumah masing-masing.

Sebelumnya dilaporkan seorang penumpang kapal MS Westerdam yang transit di Malaysia dengan penerbangan sewa dari Kamboja menuju Amerika Serikat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
 
Perempuan berkewarganegaraan AS itu terbukti terinfeksi virus COVID-19 setelah menjalani pemeriksaan oleh otoritas Malaysia. Suami perempuan itu juga dites, namun hasilnya negatif. (Ol-2)
 

 

BERITA TERKAIT