21 February 2020, 12:06 WIB

Pemprov DKI Sebut Rumah Tangga Harus Bisa Olah Sampah


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengajak seluruh warga DKI Jakarta untuk mulai sama-sama memilah sampah untuk diolah agar dapat dimanfaatkan kembali. Hal itu disampaikan Kepala Dinas LH DKI Jakarta Andono Warih dalam puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) ke-15 di RW 003 Kelurahan Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat hari ini.

Baca juga: Gerakan Pilah Sampah dari Rumah dan Circular Economy

Tujuan pemilahan sampah itu adalah untuk mengurangi volume sampah terutama yang berasal dari rumah tangga. Pasalnya, menurut data DLH DKI Jakarta, volume sampah terbesar merupakan sampah rumah tangga. Angkanya mencapai 61% dari total rata-rata sampah harian DKI Jakarta yang mencapai 7.600 ton.

"Target kami adalah pengurangan sampah sampai 30%. Kegiatannya adalah kita melibatkan warga untuk melakukan upaya mulai dari mengurangi sampah dengan memilah . Salah satu contohnya di lokasi saat ini kita berada, di RW 003 Kelurahan Cempaka Putih Timur," kata Andono, Jakarta, Jumat (21/2).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memiliki peta jalan atau 'roadmap' mengenai rencana yang akan dilakukan untuk mencapai target pengurangan sampah sebesar 30% pada 2030.

"Di DKI Jakarta kita sudah menerapkan roadmap peta jalan pengelolaan sampah dan itu mengacu pada Kestrada (Kebijakan Strategis Daerah) dalam pengelolaan sampah dan rumah tangga. Ini merupakan turunan dari Perpres Jaktranas pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga," tuturnya.

Andono menyebut program pemilahan sampah sudah diintensifkan sejak tahun lalu. Program percontohan pun sudah dibangun di 4 RW di wilayah Jakarta Pusat. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT