21 February 2020, 10:45 WIB

Jokowi Resmikan Renovasi Madrasah Tsanawiah 3 Pekanbaru Riau


Dhika Kusuma Winata | Nusantara

Presiden Joko Widodo meresmikan rehabilitasi dan renovasi sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTsN) 3 Pekanbaru, Riau. Rehabilitasi fisik gedung sekolah itu dikerjakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim dan memohon rahmat serta ridha Allah SWT, pada pagi hari ini saya resmikan rehabilitasi dan renovasi total sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Pekanbaru Riau," kata Presiden saat peresmian di lokasi sekolah, Jumat (21/2).

Presiden tiba di lokasi pukul 07.30 WIB. Ia juga sempat melihat keadaan kelas sekolah dan toilet yang sudah diperbaiki kondisinya. Kepala MTsN 3 Pekanbaru Darusman kepada Jokowi menuturkan sebelum renovasi dilakukan, kondisi kelas kurang memadai untuk kegiatan belajar siswa-siswi. "Sekarang kami bersyukur. Kondisi sekolah sangat baik untuk kegiatan belajar. Kini MTsN sangat layak bagi anak-anak kami," ujarnya.

Presiden Jokowi saat meninjau sekolah tak luput dari kejaran para siswa-siswi yang ingin berswafoto. Jokowi, seperti biasanya, tak segan untuk meladeni permintaan swafoto tersebut. Para siswa tampak sangat antusias mendapat kunjungan Jokowi.

Baca juga: Jokowi akan Bangun Istana Presiden di Papua

Sesuai dengan Perpres Nomor 43/2019, Kementerian PUPR ditugasi merehabilitasi dan merenovasi total 10.453 sekolah negeri dan 1.000 madrasah negeri di berbagai daerah. Untuk tahun anggaran 2019, kementerian mengerjakam renovasi 1.679 sekolah dan 177 madrasah serta pembangunan lanjutan 40 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 8 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Khusus di Provinsi Riau, telah dilakukan rehabilitasi dan renovasi 127 sekolah, 2 madrasah, dan 1 PTN pada 2019. Alokasi anggarannya sebesar Rp355,5 miliar.

Kemudian sebanyak 32 sekolah pada tahun anggaran 2019-2020 (kontrak tahun jamak) dengan alokasi dana sebesar Rp98,6 miliar. Ini dilanjutkan dengan kontrak tahun tunggal 2020 sebanyak 32 sekolah dengan dana Rp95,8 miliar.

Ruang lingkup penanganan meliputi rehabilitasi ruang kelas, ruang pendukung, toilet, perbaikan drainase, perbaikan lapangan dan fasilitas olahraga guna mendukung pola hidup bersih dan sehat (OL-14).

BERITA TERKAIT