21 February 2020, 02:20 WIB

Unjuk Gigi Dua Tim Debutan


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

DUA tim debutan di babak 16 Besar Liga Champions musim ini, RB Leipzig Jerman dan Atalanta Italia unjuk gigi dengan memenangi laga pertama, kemarin dini hari WIB. Asa bagi kedua tim debutan itu melanjutkan kejutan.

Leipzig yang harus tampil di kandang lawan, mempermalukan tuan rumah Tottenham Hotspur 1-0 melalui gol penalti Timo Werner di menit ke-58. Arsitek Leipzig Julian Nagelsmann mencatatkan sebagai pelatih termuda yang memenangi babak 16 besar Liga Champions dengan usia 32 tahun 211 hari, memecahkan rekor pelatih Schalke musim lalu, Domenico Tedesco (33 tahun, 161 hari).

Di saat yang sama, Atalanta menggasak tamunya, Valencia 4-1. Menggunakan Stadion San Siro di Kota Milan, bek Hans Hateboer mencetak dua gol menit ke-16 dan 62, mengapit gol sumbangan Josip Ilicic (42') dan Remo Freuler (57'). El Che--julukan Valencia--tim yang dua kali menjadi runner-up Liga Champions, hanya mampu membalas dengan gol Denis Cherysev menit ke-66.

Hasil tersebut membuat Leipzig tinggal membutuhkan hasil seri ketika menjadi tuan rumah pada leg kedua, untuk menyegel tiket ke 8 besar. Posisi Atalanta lebih bagus lagi, karena mereka hanya akan tersisih jika kalah minimal tiga gol tanpa balas ketika bertandang ke Mestalla--markas Valencia. Leg kedua berlangsung 11 Maret mendatang.

Hanya saja Julian Nagelsmann tidak ingin jemawa. "Sepanjang 90 menit ini, kami layak menang dan bisa mencetak gol lebih banyak."

"Ini baru satu pertandingan. Anda harus menunjukkan performa yang sama di dua pertandingan," ungkap pelatih yang dijuluki 'Baby Mourinho' itu.

Pelatih Spurs, Jose Mourinho ber-alasan timnya bermain tanpa peluru. Ketajaman Spurs yang tampil dominan gagal membuahkan gol karena absennya Harry Kane dan Son Heung-min yang cedera.

Mourinho pun meyatakan bakal habis-habisan di leg kedua. "Kami tidak peduli siapa penyerang kami. Kami akan datang untuk menang di leg kedua," tandas arsitek asal Portugal yang juara Eropa bersama FC Porto dan Inter Milan.

Di Milan, kegembiraan melingkupi pelatih Atalanta dengan kemenangan besar atas Valencia. "Ini malam yang akan terus dikenang. Ini hasil luar biasa, penuh emosi," tandas Gian Piero Gasperini.

Di kubu Valencia tampil pincang karena banyak pemain pilar yang absen. "Kondisi yang menyulitkan. Ini hasil yang jauh dari dugaan. Hasil yang tidak menunjukkan perjuang kami di lapangan," tutur pelatih Valencia Albert Celades.

Ajang protes

Di Liga Inggris, pendukung Manchester City menjadikan pertandingan melawan West Ham sebagai ajang protes kepada Federasi Sepak Bola Eropa terkait sanksi terhadap klub berjuluk the Citizens itu. Pendukung City membentangkan spanduk bertuliskan 'UEFA Cartel' dan 'Uefa Mafia'. Mereka juga menyanyikan yel-yel sebagai bentuk dukungan kepada Pep Guardiola dan pemilik klub, Sheikh Mansour.

City yang diskors dua tahun tidak boleh tampil di kompetisi Eropa karena melanggar aturan financial fair play, pada laga kemarin, menang 2-0 atas West Ham. Kevin de Bruyne tampil apik dengan mencetak gol menit ke-62 dan membukukan assist untuk gol Rodri menit ke-30.

Guardiola pun menyatakan optimistis City bakal memenangi banding. Pelatih asal Spanyol itu juga mengecam komentar mantan klubnya, Barcelona, yang menyatakan City pantas terkena sanksi. (AFP/Uefa/R-2)

BERITA TERKAIT