20 February 2020, 22:01 WIB

Pemerintah Siapkan KRI Soeharso untuk Evakuasi 74 WNI dari Jepang


Muhammad Reysa | Politik dan Hukum

PEMERINTAH akan mengevakuasi WNI yang berada dalam Kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama- Jepang. Saat ini KRI Dr Soeharso – 990 yang merupakan kapal rumah sakit  milik TNI AL telah siap untuk diberangkatkan dari dermaga Komando Armada Dua (Koarmada 2) Surabaya, Jawa Timur demi membawa pulang 74 ABK asal Indonesia.

Berdasarkan laporan wartawan Metro TV Muhammad Reysa, pada Kamis malam (20/2) bertempat di Mako Armada II,  Menteri kesehatan Terawan Agus putranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menggelar rapat kordinasi sekaligus mendengarkan pemaparan kesiapan kri dr suharso untuk mengevakuasi wni di kapal Diamond Princess.

Berdasarkan hasil pemaparan, kapal rumah sakit milik TNI AL ini telah siap menjalankan proses evakuasi baik dari segi fasilitas dan mekanisme penjemputan.

Berdasarkan Rapat Koordinasi Rencana Gerak evakuasi menggunakan KRI Dr Suharso, Salah satu opsi  perjalanan menuju  Yokohama – Jepang  hingga kembali lagi ke Indonesia seluruhnya akan memakan waktu 34 hari.

Dalam pemaparan perkiraan lama perjalan Surabaya – Yokohama akan memakan waktu 11 Hari. Rute perjalanan yang akan tempuh adalah Surabaya – Davao Filipina selama 4 hari, dilanjutkan Davao – Yokohama Jepang selama 7 Hari.

Setelah proses evakuasi di Yokohama - Jepang, KRI Suharso akan kembali Ke Indonesia menuju pelabuhan Ranai Natuna yang memakan waktu 11 hari. Dilanjutkan Ranai – Surabaya selama 4 hari. Sedangkan 9 hari lainnya akan dimanfaatkan untuk lego jangkar di pelabuhan dan upaya evakuasi itu sendiri.

Rencananya Selama proses evakuasi, rencananya akan membawa 153 orang awak kapal. Di antaranya terdapat 54 personel petugas kesehatan  yang terdiri atas 30 personel batalyon kesehatan (yonkes) 1 marinir,  dua orang personel yonkes 2 marinir serta 22 anggota dinas kesehatan armada II.

Pemerintah akan segera mengevakuasi 74 wni di kapal pesiar Diamond Princess yang masih berada di jepang terkait virus Korona. Terdapat dua opsi pemulangan opsi pertama yaitu dijemput dengan kapal kapal Soeharso milik TNI. Sementara opsi kedua dijemput menggunakan pesawat terbang opsi ini juga masih dihitung hambatan dan efisiensinya.

KRI Dr Soeharso – 990 , merupakan kapal rumah sakit diklasifikasikan sebagai kapal LPD (Landing Platform Dock). buatan Daesun Shipbuildings & Engineering Co. Ltd, Korea Selatan yang digunakan sejak tahun 2003. Awalnya kapal ini bernama KRI Tanjung Dalpele (972), namun kemudian berubah nama menjadi KRI Dr Suharso pada 17 September 2008. (OL-8)

BERITA TERKAIT