20 February 2020, 20:30 WIB

Beda Dengan BRI dan Mandiri, BNI Bagi Deviden 25%


Despian Nurhidayat | Ekonomi

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sepakat membagikan deviden sebesar Rp3,85 triliun atau 25% dari laba bersih yang dicatat perusahaan pada buku keuangan tahun 2019.

Hal itu sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BNI yang dilaksanakan di Gedung Menara BNI, Jakarta, Kamis (20/2).  

Prosentase deviden yang dibagikan BNI berbeda dengan dua Bank BUMN lainnya yakni BRI dan Mandiri  yang  membagikan  60% laba sebagai deviden.

"RUPS Tahun 2019, BNI setor deviden sebesar Rp3,85 triliun ke pemegang saham," ungkap Wakil Direktur Utama BNI Anggoro Eko Cahyo.

Anggoro menambahkan, perusahaan berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp15,38 triliun. Mengenai pembagian deviden, nantinya akan ditetapkan oleh jajaran direksi sesuai aturan yang berlaku.

"BNI sudah melaksanakan RUPS tahunan untuk tahun buku 2019. Menyetujui penggunaan laba bersih 2019 sebesar Rp15,38 triliun untuk deviden sebesar 25%  atau Rp3,85 triliun. Khusus bagian pemerintah sebesar 60% akan disetorkan ke rekening kas negara," lanjutnya.

Sementara itu, sisa dividen 75% atau Rp11 triliun akan digunakan sebagai saldo yang ditahan. Terkait jumlah dividen yang disetor kepada negara sebesar 60% atau setara dengan Rp 2,30 triliun dan yang disetor kepada pemegang saham publik sebesar Rp1,53 triliun atau 40%.

"Direksi perseroan dengan hak konstitusi akan menetapkan jadwal dan tata cara pembagian deviden sesuai ketentuan yang berlaku," pungkas Anggoro. (Des/E-1)

BERITA TERKAIT