20 February 2020, 20:02 WIB

Survei Indo Barometer Positif, Prabowo Tak Besar Kepala


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

JURU Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan hasil survei Indo Barometer terkait kinerja pembantu Presiden Jokowi, tidak membuat besar kepala.

Pasalnya, Prabowo fokus menjalankan seluruh tugas yang diamanatkan, serta nihil kepentingan politik.

"Jadi Pak Prabowo melihat survei ini, ya sudah, sebagai masukan. Tidak sama sekali membuat beliau besar kepala. Karena itu subyektivitas responden. Pak Prabowo posisinya ingin kerja saja. Selebihnya, silakan dinilai positif dan negatifnya," ujar Dahnil di Kantor Kementerian Pertahanan, Kamis (20/2).

Menurut dia, hasil survei Indo Barometer yang menyatakan Prabowo sebagai menteri berkinerja terbaik dianggap sebagai masukan. Sekalipun bersifat positif, namun Prabowo menganggap respons masyarakat menjadi cambuk untuk meningkatkan kinerja.

Baca juga: Survei Sebut Prabowo Menteri Berkinerja Baik, Ini Alasannya

"Sejak awal Pak Prabowo melihat survei itu positif atau negatif, itu masing-masing. Bagi beliau, punya cambuk. Artinya kalau dia positif dia cambuk, artinya ada ekspektasi yang tinggi dari masyarakat," jelasnya.

Dampak positif dari hasil survei tersebut, lanjut Dahnil, memacu Prabowo menjalankan tugas dengan optimal. "Tapi negatifnya ada. Apa itu? Kalau ada orang yang berharap terlalu tinggi, ketika kemudian kita tidak mampu menjawab harapan, mereka juga bisa membenci lebih," tutur Dahnil.

Selain itu, dia menekankan kehadiran Prabowo di Kabinet Indonesia Maju murni untuk mengabdi kepada negara. Menurutnya, jabatan Prabowo saat ini jauh dari unsur atau kepentingan politik.

"Sampai dengan detik ini, saya hampir empat bulan di kementerian ini, Pak Prabowo enggak pernah ngomongin politik. Jadi kalau diajak ngomongin politik, itu selalu (dia jawab) saya mau fokus ngurusin pertahanan," pungkasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT