20 February 2020, 20:01 WIB

Mensos: Negara Tidak Perlu Masuk ke Ranah Privat


Ihfa Firdausya | Humaniora

RANCANGAN Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang diusulkan sejumlah anggota DPR dalam Badan Legislasi (Baleg) tengah menjadi sorotan. RUU yang sudah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas ini dinilai terlalu mencampuri urusan privasi rumah tangga masyarakat.

Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara menganggap sebaiknya negara tidak perlu membuat regulasi yang berlebihan untuk masalah-masalah privat. Hal tersebut, menurut Mensos, tidak baik sebagai negara yang menginginkan kemajuan.

"Negara tidak perlu masuk ke ranah-ranah yang sifatnya privat. Kita jangan terlalu menjadi negara yang overregulated, semua hal mau diregulasikan. Menurut saya tidak bagus apalagi kita mau menuju negara yang maju," ujar Mensos di sela-sela kunjungan ke Kantor Media Grup, Jakarta Barat, Kamis (20/2).

Ketika Indonesia sedang menuju negara maju, kata Mensos, regulasi-regulasi yang sifatnya privat sebaiknya tidak ada.

"Kita harapkan tentunya dengan semakin sejahteranya (masyarakat) dan peradabannya juga semakin baik, ya orang-orang sudah bisa lah mengatur dirinya masing-masing, mengatur keluarganya masing-masing," ungkapnya.

Kementerian Sosial sendiri belum mengkomunikasikan perihal RUU Ketahanan Keluarga ini dengan DPR RI.

"Sejauh ini kami belum ada komunikasi (dengan DPR). Kita lihat nanti perkembangannya bagaimana di DPR dan tentunya saya juga minta masukan-masukan dari internal kami terhadap RUU ini," pungkasnya. (Ifa/OL-09)

BERITA TERKAIT