20 February 2020, 19:54 WIB

Indonesia Persiapkan Petenis Hadapi Piala Davis 2020


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

PENGURUS Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti) mendapatkan kucuran anggaran dari pemerintah sebelum mentas di Piala Davis 2020 pada 5-6 Maret mendatang di Jakarta.

Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar, menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (20/2). 

Anggaran sebesar Rp5,9 miliar dari anggaran awal yang diusulkan PP Pelti sebesar Rp19,3 miliar dikucurkan oleh Kemenpora kepada PP Pelti

Meskipun anggaran yang didapatkan Pelti jauh dari usulan awal, Rildo mengaku tidak terlalu memusingkan jumlah yang didapat.

Rildo mengatakan dana tersebut akan digunakan sebaik-baiknya untuk biaya pelatnas pemain dan juga pembibitan petenis muda. Ia pun telah memanggil 10 petenis untuk bermain di Piala Davis.

"Kami akan mencukupkan dengan biaya yang dikasih. Kalau tidak cukup, kami akan cari-carilah tambahan dana. Akan kami sesuaikan dengan anggaran sekian bisa untuk program sekian. Intinya kami yang akan sesuaikan," ujar Rildo.

Demi bisa maksimal di Piala Davis, Rildo akan memulai pelatnas pada Senin (24/2) mendatang, di Pejompongan, Jakarta.

Setelah itu akan dilakukan seleksi dan hanya lima petenis yang akan mewakili Merah-Putih di ajang Davis.

Para petenis sekaliber Christopher Rungkat, Anthony Susanto, dan David Susanto termasuk dalam pemaiin pelatnas Piala Davis. Namun, Rildo tak menjamin poisisi tersebut pada pemain senior. Ia akan melihat terlebih dahulu pemain mana yang lebih siap tampil.

"Kami akan lihat siapa yang terbaik. Selain itu juga fokus ke pemain junior supaya bisa ada regenerasi. Yang jelas usulan ada pemain junior disitu," ujar Rildo.

Sebelumnya, Indonesia di Piala Davis 2019 harus kalah kalah 3-1 dari Selandia Baru. Petenis seperti diisi oleh David Susanto, Anthony Susanto, Ari Fahresi, dan M. Rifqi Fitriadi, menjadi tumpuan Indonesia saat itu. Satu-satunya petenis yang berhasil meraih kemenangan adalah Ari Fahresi.

"Belum tentu sama. Karena sekarang prestasinya berubah-ubah. Ada yang naik, ada yang turun. Mungkin bisa saja ada pemain baru yang masuk yang dilihat prestasinya bagus. Nanti kami akan pantau," ujarnya. (Ykb/OL-09)

BERITA TERKAIT