20 February 2020, 19:50 WIB

Bayar SPP Bisa Lewat GoPay, Nadiem: Bukan Perintah Saya


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, menegaskan dirinya tidak memberikan instruksi khusus terhadap manajemen Gojek. Dalam hal ini, dia merespons kabar pembayaran sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) sejumlah sekolah yang dapat menggunakan fitur GoPay di aplikasi Gojek.

Pun kemudahan pembayaran itu, lanjut Nadiem, tidak berkaitan dengan posisinya sebagai pemimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Mohon jangan menjadi menuduh saya memiliki kepentingan. Karena itu terkait integritas, yang penting buat saya. Nggak mungkin ada konflik kepentingan," kata Nadiem seusai rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Kamis (20/2).

Baca juga: Bermula dari Guyonan, Kini Bayar Sekolah Bisa Pakai GoPay

Nadiem menjelaskan bahwa terobosan itu murni kompetisi secara independen antar dompet digital. Khususnya untuk menjangkau berbagai macam penggunaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Memang semua dompet digital akan berkompetisi secara independen untuk mendapatkan berbagai macam penggunaan. Mau di restoran, toko-toko, gerobak-gerobak, bahkan sekolah swasta. Jadi itu tidak ada hubungannya dengan kebijakan kementerian. Mohon itu diperjelas," tegas Nadiem.

Pemanfaatan dompet digital yang sangat mudah diakses, yakni dengan registrasi daring, memang di luar kontrol pemerintah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun membebaskan sekolah memilih sistem pembayaran SPP, sesuai kebijakan masing-masing.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT