20 February 2020, 13:45 WIB

Ingin Perbaiki Atusan Offside, Wenger Terbentur Kebijakan


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola

EKS manajer Arsenal yang saat ini menjabat sebagai kepala pengembangan global di FIFA, Arsene Wenger, tengah berupaya mengubah peraturan offside yang saat ini berlaku.

Wenger bekerja sama dengan IFAB, asosiasi sepak bola yang mengurus peraturan, ingin memperbaiki peraturan yang amburadul lebih cepat supaya situasi kontroversial tidak kembali terjadi.

“Saya saat ini berada di tengah situasi yang kontroversial dengan VAR dan sudah jelas bahwa aspek yang paling sering mengundang reaksi negatif adalah penerapan peraturan offside," ujar pria asal Prancis itu.

"Offside sering ditentukan dengan jarak 1 cm. hidung seorang pemain dapat membuatnya dianggap offside. Saya rasa peraturan itu harus mendapatkan perubahan sesegera mungkin," tambahnya.

Baca juga: Nagelsmann Puas Leipzig Menang di Markas Spurs

Namun, upaya Wenger dan IFAB harus terbentur kebijakan dari pihak Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan Badan Pengatur Sepak Bola Dunia (FIFA).

Pasalnya, FA tidak akan melakukan perubahan hukum sebelum diskusi penuh dan tes telah terjadi.

Jika uji coba dari sistem baru diminta, baru pihak FA akan mengesampingkan itu dan siap untuk turnamen musim panas ini.

Rencana Wenger soal perubahan peraturan offside ini mendapat dukungan dari presiden FIFA Gianni Infantino dan kepala wasit Pierluigi Collina yang dapat membujuk IFAB untuk berdiskusi dan memilihnya.

Aturan IFAB berarti proposal Wenger membutuhkan dukungan setidaknya dari dua negara asal, yang masing-masing memiliki suara pada panel delapan orang. FIFA, yang selalu memilih sebagai blok, memiliki empat lainnya.

Proposal Wenger sejatinya telah banyak didukung oleh pendukung dan manajer, termasuk bos Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo.

Tetapi Lukas Brud, sekretaris jenderal IFAB, mengatakan sudah terlambat untuk perubahan hukum diajukan. Meskipun Wenger telah diminta langsung oleh Infantino untuk datang dengan solusi untuk masalah yang disebabkan oleh VAR dalam peran barunya sebagai kepala pengembangan sepakbola global.

Pihak FA pun ingin menunda perubahan yang diajukan Wenger hingga musim 2021. (thesun/OL-1)

BERITA TERKAIT