20 February 2020, 07:20 WIB

110 Pasien Negatif Covid-19 Indonesia masih Bebas Korona


Atalya Puspa | Humaniora

SEBANYAK 110 spesimen dari 112 pasien yang suspect terpapar virus novel korona dari seluruh wilayah Indonesia telah dinyatakan berstatus negatif covid-19. Dua spesimen sisanya dilaporkan masih dalam proses pemeriksaan.

Artinya, hingga 18 Februari 2020, wilayah Indonesia masih terbebas dari covid-19. Fakta tersebut ditegaskan Sekretaris Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, kemarin.

"Spesimen yang sudah diterima 112 kasus berasal dari 41 rumah sakit di 21 provinsi. Sebanyak 110 negatif, 2 masih proses. Belum ada kasus confirm positif dari pemeriksaan di seluruh wilayah Indonesia," ungkap Yuri.

Yuri memaparkan, dari jumlah spesimen tersebut diambil dari DKI sebanyak 29, Bali (16), Jawa Tengah (10), Kepulauan Riau (10), Jawa Barat (8), Jawa Timur (10), Banten (5), Sulawesi Utara (6), Yogyakarta (3), Kalimantan Selatan (3), Sulawesi Selatan (2), Jambi (1), Papua Barat (1), NTB (1), Bengkulu (1), Kalimantan Barat (1), Kalimantan Tengah (1), Sulawesi Utara (1), Maluku (1), dan Sumatra Barat (1).

Hingga kemarin, Kemenkes dilaporkan masih melakukan kegiatan surveilance aktif untuk menemukan potensi adanya covid-19 di Indonesia agar dapat segera ditangani.

"Kalau kegiatan surveilance, itu aktif dilakukan dinkes. Kita memberikan instruksi basisnya health allert card, maka ini yang dilakukan tracking. Ingat yang kita lakukan bukan cuma covid-19, tapi juga orang yang pulang umrah," tandasnya.

 

Sembuh

Pihak KBRI Singapura menyatakan bahwa salah seorang WNI yang sebelumnya melewati masa perawatan karena virus korona sudah dinyatakan sembuh. Hal itu disampaikan Kementerian Kesehatan Singapura.

"Kementerian Kesehatan Singapura kemarin menyampaikan bahwa WNI yang dinyatakan sebagai kasus ke-21 positif covid-19 di Singapura telah dinyatakan sembuh dan negatif covid-19 serta telah dipulangkan dari rumah sakit," demikian siaran pers KBRI Singapura yang diunggah di akun Twitter @kbrisingapura, kemarin.

Twitter @kbrisingapura

 

Selanjutnya, KBRI Singapura akan terus memantau perkembangan kondisi yang bersangkutan. Atas konfirmasi ini, saat ini sudah tidak ada WNI yang dilaporkan positif covid-19 di Singapura.

Terkait kasus penularan virus novel korona di kapal pesiar Diamond Princess, Kementerian Kesehatan menyebut hal itu kasus yang pelik. Pasalnya, diduga adanya penularan berkesinambungan dari satu pasien ke pasien lainnya.

Namun, Kemenkes melalui Yuri menyatakan pihaknya memercayai otoritas Jepang dalam menangani 78 WNI yang berada di kapal tersebut, yang sempat dinyatakan bahwa tiga di antaranya terbukti positif covid-19.

Hingga kemarin, WNI yang positif mengidap covid-19 dilaporkan telah mendapatkan penanganan otoritas Jepang, sedangkan 75 di antaranya sedang melewati proses karantina.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri menyatakan menurut data terbaru total ada empat WNI yang ada di kapal pesiar Jepang Diamond Princess dinyatakan positif virus korona.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sempat menyampaikan hanya tiga WNI di kapal itu yang positif covid-19. Kemenkes dan Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan disebut sedang membahas kepulangan WNI di kapal pesiar itu. Namun, Kemenkes belum merinci skema pemulangan itu.

Sejak 5 Februari 2020, Diamond Princess dikarantina di pantai Yokohama akibat infeksi covid-19. Kapal itu membawa 3.714 orang terdiri atas 2.666 penumpang dari 56 negara. (Nur/Ths/X-6)

BERITA TERKAIT