20 February 2020, 00:04 WIB

Hasil Tes Labfor Klinik Aborsi Ilegal Keluar Esok


Tri Subarkah | Megapolitan

POLDA Metro Jaya telah melakukan olah TKP di klinik aborsi ilegal yang terletak di kawasan Paseban, Jakarta Pusat. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PMJ, Kombes Yusri Yunus menyatakan pihaknya juga sudah mengambil sampel dari tangki septik yang di klinik tersebut.

"Membongkar septic tank yang ada di klinik Paseban di sana, kemudian mengambil sampel karena keterangan tersangka ini semua 903 janin dibuang ke dalam septic tank," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/2).

Menurut Yusri, sebelum dibuang ke dalam tangki septik, janin tersebut dihancurkan dengan menggunakan cairan kimia. Rencananya, hasil dari laboratorium forensik akan keluar besok.

"Kemarin sudah kita bongkar, sudah dimasukan ke laboraturium Polri untuk melakukan pengecekan, karena sudah terkena bahan kimia dan dimasukkan ke septic tank, kemarin sudah dilakukan penyedotan cairan kita harus pengecekan," terangnya.

Diketahui, ada tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Masing-masing tersangka berinisial A yang berperan sebagai dokter, RM sebagai bidan, dan SE sebagai tenaga administrasi.

Mereka dijerat Pasal 83 Jo Pasal 64 UU No 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan atau Pasal 75 Ayat (1), Pasal 76, Pasal 77, Pasal 78 UU No 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dan atau Pasal 194 Jo Pasal 75 Ayat (2) UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara.  (OL-8)

BERITA TERKAIT