19 February 2020, 20:48 WIB

Lagi, Kekerasan Pelajar Terjadi di Ciamis


Ardi Kristiadi | Nusantara

PERISTIWA perundungan terhadap pelajar terjadi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), dilakukan oleh oknum guru madrasah tsanawiyah swasta setempat.

"Sesuai pengakuan salah seorang korban yang berinisial AM, 15, warga Kecamatan Panjalu, gara-gara belum mencukur rambutnya hingga guru olahraganya melakukan penamparan dan memukul dua kali sampai mencekik,'' kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, Rabu (19/2)

Korban sekarang telah mengalami trauma dan luka lebam di pelipis hingga kedua matanya masih membekas. Korban diantar ayahnya didampingi kepala dusun melapor ke KPAID Tasikmalaya karena Ciamis tidak ada perwakilan KPAID.

Ato mengungkapkan, kejadian tersebut bermula saat korban yang berada di kantin sekolahnya, Senin (17/2) ditanyakan oleh guru olahraga belum mencukur rambutnya dengan kata-kata kasar sambil menampar pipinya.

Korban pun menanyakan ke guru lain tetapi pengaduan itu sampai ke guru olahraganya sekaligus putra dari pemilik yayasan sekolah hingga oknum itu kembali memukul dua kali di bagian wajah secara brutal.
 
"Korban mengalami luka lebam di dua pelipis mata sampai menutupi penglihatannya. Saat dipukul oleh guru olahraganya, guru lainnya bersama teman-teman korban telah berupaya melerai sampai akhirnya oknum guru tersebut berhenti memukuli korban,'' papar Ato.

Rencannya KPAID akan berupaya mendampingi korban melapor secara resmi ke Polres Ciamis dan mengingat kejadian tersebut masuk di lingkungan wilayah Ciamis.

Sementara tokoh masyarakat Ciamis, Emuh Sutarjo, 56, mengatakan, selama kejadian penamparan dan pemukulan tersebut terjadi belum ada itikad baik dari sekolah. Padahal kejadian itu telah tiga hari sampai sekarang ini belum ada penjelasan dari guru olahraga yang berbuat kekerasan hingga sekarang anaknya trauma berat dan takut untuk masuk sekolah.

"Sejak kejadian tersebut terjadi, anak tersebut tidak masuk sekolah karena ketakutan oleh guru olahraganya dan sekarang ini kondisinya juga masih mengalami trauma berat. Apalagi, kondisi lebam pukulan, tamparan dan cekikan sampai sekarang ini masih membekas pada bagian wajah," pungkasnya.(OL-2)

 

BERITA TERKAIT