19 February 2020, 20:27 WIB

Venue Baru Bola Basket Berkapasitas 15-20 ribu Tempat Duduk


Akmal Fauzi | Olahraga

PEMERINTAH berencana membangun venue bola basket baru kelas dunia di Jakarta demi memenuhi kriteria sebagai tuan rumah Piala Dunia Basket FIBA 2023. Rencananya, gedung serbaguna itu mampu menampung 15 ribu hingga 20 ribu penonton.

Venue bola basket dalam ruang yang dimiliki Indonesia saat ini adalah Istora Gelora Bung Karno dengan kapasitas maksimal 7.200 orang. Sementara FIBA mensyaratkan sebuah lapangan harus mampu menampung 8.000 orang untuk bisa dijadikan venue piala dunia.

"Bapak presiden (Joko Widodo) sudah acc. Diharapkan bisa menampung 15 ribu sampai 20 ribu penonton," kata Ketua Umum Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Danny Kosasih di Mahaka Arena, Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (19/2).

Nantinya venue itu akan dibangun tidak jauh dari kawasan Senayan, Jakarta. Pertimbangannya, venue diharapkan tidak jauh dari lokasi hotel tempat menginap pemain.

Baca juga : Timnas Basket Indonesia Tetap Pede Tanpa Pemain Naturalisasi

"Lokasi venue sampai sekarang belum ditentukan. Ada yang mengusulkan bebrapa tempat seperti di deket FX Sudirman dekat lapangan softball. Ada juga yang usul di Pancoran. Kami minta jangan jauh dari Senayan," jelas Kosasih.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta juga menaruh perhatian pada penggunaan venue untuk pertandingan nanti. Dia ingin dibuatkan berdasarkan standar yang ditentukan FIBA.

"Saya juga minta agar venue yang akan digunakan sebagai tempat bertanding disiapkan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh FIBA, mulai dari tempat duduk ruang ganti, lapangan pertandingan pakai kayu, area untuk hospitality, jaringan internet, dan layanan yang lainnya," kata Jokowi. (OL-7)

BERITA TERKAIT