19 February 2020, 22:15 WIB

130 Perusahaan Dampingi Raja Belanda


MI | Internasional

MENTERI Luar Negeri Belanda Stef Blok mengatakan setidaknya lima menteri dan 130 delegasi perusahaan akan turut menyertai kunjungan Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima ke Indonesia pada 10-13 Maret mendatang.

“Lawatan kenegaraan itu menggarisbawahi kuatnya hubungan antara kedua negara, baik secara politik maupun ekonomi,” ungkap Blok kepada delapan jurnalis Indonesia termasuk Media Indonesia yang diterima di kantornya di Den Haag, Selasa (18/2) waktu setempat,

Saat ini sejumlah proyek yang dipandang sangat penting untuk dikerjasamakan kedua negara antara lain pertanian, perlindungan wilayah pesisir, pendidikan, pengelolaan air, manajemen limbah dan ekonomi sirkular.

Ditemui terpisah, Kepala Misi Dagang Belanda, Hans de Boer, menyatakan pihaknya memiliki ambisi tinggi untuk bekerja bersama-sama dengan sektor bisnis di Indonesia.

Sedangkan Menteri Infrastruktur dan Manajemen Air Belanda Cora Van Nieuwenhuizen mengatakan, kedua negara perlu melanjutkan dan memperkuat kerja sama yang selama ini telah berjalan.

Cora, salah satu menteri yang akan me­nyertai kunjungan raja, menyoroti bidang yang akan menjadi misi kementeriannya yaitu manajemen air dan infrastruktur serta kerja sama maritim.

Ia mengofirmasi bahwa Belanda sepakat memperpanjang kerja sama dengan Indonesia untuk pengerjaan tanggul raksasa di Teluk Jakarta yang baru sekitar 20 kilometer. Kebutuhan tanggul dalam proyek yang dikenal sebagai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) ini mencapai 120 kilometer.

Perpanjangan MoU Air diharapkan akhir tahun ini. MoU Kerjasama Maritim diteken pada 2016, diperpanjang pada 2019. MoU Iklim, Ekonomi Sirkular, dan Pengelolaan Sampah diteken pada 2016, akan diperpanjang.

Berkenaan dengan NCICD, sebuah MoU baru dari kerja sama trilateral Belanda, Indonesia, dan Korea Selatan ditandatangani pada Juni 2019. (Hym/X-11)

BERITA TERKAIT