19 February 2020, 10:08 WIB

Soal IEU CEPA, Wamendag Tekankan Percepatan Perundingan


mediaindonesia.com | Ekonomi

PERCEPATAN perundingan kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan Uni Eropa atau Indonesia European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) jadi salah satu fokus Kementerian Perdagangan tahun ini.

Dalam proses perundingannya, kepentingan nasional juga perlu diutamakan untuk memastikan perjanjian ini memberi manfaat ekonomi yang maksimal.

“Kepentingan nasional jadi prinsip yang harus diperjuangkan dalam proses perundingan ini. IEU CEPA perlu cepat diselesaikan dan juga memberikan manfaat besar nantinya,” kata Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga saat bertemu dengan Managing Director European External Action Service (EEAS) untuk Asia Pasifik Gunnar Wiegand.

Agenda ini merupakan pertemuan lanjutan untuk mengupayakan percepatan perundingan sekaligus pembahasan isu perdagangan terkini antarkedua belah pihak. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah tinjauan Uni Eropa terhadap produk kelapa sawit Indonesia.

Perubahan paradigma serta makin intensifnya perhatian Uni Eropa terhadap isu lingkungan, memang punya dampak pada beberapa komoditas dagang Indonesia. Hal itu membuat kedua belah pihak perlu melakukan perundingan lanjutan.

Terutama berkaitan dengan kerangka konsep perdagangan dan kerja sama yang lebih luas untuk mengakomodasi kepentingan dan karakter sosial ekonomi masing-masing.

“Memang ada beberapa perkembangan dan dinamika. Salah satu tujuan dilakukan pertemuan lanjutan ini untuk memastikan bahwa hal tersebut tidak mengganggu hubungan dagang kedua belah pihak. Kita cari titik temu dan pemahaman kondisi masing-masing,” kata Wamendag.

Pertemuan yang juga dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa Yuri Thamrin ini juga menaruh perhatian pada konsistensi Uni Eropa menerapkan ketentuan dagangnya

“Kami ingin Uni Eropa menerapkan kebijakan standarisasi produk yang diterapkan ke Indonesia berlaku pula untuk produk serupa dari negara lain,” kata Yuri.

Meski ada beberapa isu yang masih perlu diselesaikan baik dalam sektor perdagangan, pengembangan kapasitas, dan procurement, kedua belah pihak optimis IEU CEPA bisa diselesaikan tahun ini.

“Sebagai wakil pemerintah di Uni Eropa, saya menyambut dan mendukung pertemuan intens antara Wamendag dengan Uni Eropa sebagai upaya mendorong percepatan IEU CEPA ini,” kata Yuri menambahkan. (OL-09)

BERITA TERKAIT