18 February 2020, 19:53 WIB

Kemenag Akan Membina Pendakwah dan Beri Sertifikat


Kautsar Bobi | Humaniora

KEMENTERIAN Agama akan mengadakan bimbingan teknik (bimtek) terhadap pendakwah di setiap provinsi. Salah satu materi pelatihan tersebut terkait wawasan kebangsaan.

Sekretaris Ditjen Pembinaan Masyarakat Islam Kemenag, Tarmizi Tohor mengatakan tidak sedikit pendakwah hanya mengusai Agam Islam, tapi minim wawasan kebangsaan. Sebagai warga negara yang baik penting untuk memahami wawasan kebangsaan secara utuh.

"Semua ustadz paham dengan zakat, tapi tentang kewarganegaraan mereka tau atau tidak. Seperti pemahaman undang-undang. Sebabnya perlu pembinaan," ujar Tarmizi di Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Februari 2020.

Ia menekankan bimtek tersebut tidak bertujuan untuk sertifikasi pendakwah. Melainkan hanya bersifat pelatihan dan pendakwah akan diberikan sertifikat.

"Sertifikasi ada UU ada lembaganya, disertifikasi itu ada gajinya. Ini namanya bimtek (bimbingan teknis), peningkatan kompetensi mubalig," tuturnya.

Nantinya tidak menutup kemungkinan pendakwah yang telah mengantungi sertifikat bimtek dapat digunakan oleh kementerian dan lembaga dalam mensiarkan Agama Islam. Namun Kemenag tidak bersifat mempromosikan pendakwah tersebut.

"Kita tidak merekomendasikan, kalau ada yang minta (daftar pendakwah bersertifikat) ini yang sudah kita latih," tuturnya.

Lebih lanjut, program yang dicanangkan berjalan tahun ini, tidak bersifat wajib. Dikhawtirkan akan menimbulkan polemik ditengah masyrakat saat pendakwah diwajibkan mengikuti pelatihan dari Kemenag.

"Kita hormati mubalig (pendakwah) kita, mereka harapan kita. (Sebagai) pencerahan ditengah masyarakat," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT