18 February 2020, 15:16 WIB

KPK Disebut Tahu Nurhadi Sembunyi di Apartemen Mewah


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

DIREKTUR Lokataru Haris Azhar menyebut mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) yang kini menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurhadi berada di sebuah apartemen mewah di Jakarta. Hal tersebut dikatakan Haris berdasarkan informasi yang dikumpulkannya.

“Bukan informasi yang resmi dikeluarkan KPK ya, KPK sendiri tahu bahwa Nurhadi bersama menantunya tinggal di salah satu apartemen mewah di Jakarta," ungkap Haris saat mendampingi saksi, Paulus Welly Afandy di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, hari ini.

Paulus diperiksa penyidik KPK dalam kasus korupsi yang menjerat Nurhadi. Paulus merupakan salah satu saksi kunci dalam kasus ini. KPK menduga Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono menerima suap dan gratifikasi sebanyak Rp46 miliar terkait pengurusan perkara di MA. Uang suap tersebut berasal dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto.

Haris mengungkapkan, KPK dinilai tidak berani menciduk kedua orang yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut. Pasalnya, tambah Haris, apartemen tersebut Nurhadi dan Riezky mendapat perlindungan sangat ketat. “KPK enggak berani datang untuk ngambil Nurhadi, karena cek lapangan ternyata memperoleh proteksi yang cukup serius. Penjagaannya sangat mewah," ungkapnya.

Menurut Haris, apartemen itu terbilang sulit untuk diakses publik. “Ada juga tambahannya. Dia dilindungi oleh apa namanya pasukan yang sangat luar biasa itu," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT