18 February 2020, 08:07 WIB

Ini Alasan Indo Barometer Survei Banjir Jakarta di 34 Provinsi


Usman Kansong | Megapolitan

BANYAK yang mempertanyakan mengapa survei Indo Barometer tentang banjir Jakarta melibatkan responden di 34 provinsi. Menurut survei Indo Barometer, responden menilai penanganan banjir oleh Gubernur DKI Anies Baswedan merupakan yang terburuk.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyebut sejumlah alasan. Pertama, Indo Barometer melihat meski banjir terjadi di Jakarta, hal itu sudah menjadi isu nasional. Pemberitaan media tentang banjir Jakarta luar biasa dan menjadi konsumsi masyarakat di seluruh Indonesia.

"Terbukti dari hasil survei 90% masyarakat Indonesia mengetahui banjir Jakarta," ucap Qodari kepada Media Indonesia, Selasa (18/2).

Baca juga: Tanggap Survei Indo Barometer, PDIP : Jelas Ahok Lebih Baik

Kedua, Jakarta merupakan Ibu Kota negara.

"Jadi masalah Jakarta, masalah ibu kota, bukan hanya hak warga Jakarta, melainkan atau menjadi concern dan perhatian warga seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada. Artinya publik nasional," kata Qodari.

Ketiga, isu banjir Jakarta telah menjadi polemik nasional.

"Terjadi perdebatan, terjado pro kontra, misalnya, mengenai apa yang sudah dilakukan, kebijakan terbaik menangani banjir, apakah menjadi tanggung jawab pusat atau penerintah DKI. Tidak bisa dibantah banjir Jakarta menjadi isu nasional," ungkap Qodari.

Qodari menambahkan survei Indo Barometer adalah survei tentang isu-isu nasional.

"Ada amandemen UUD, ibu kota baru, pilkada 2020. Banjir Jakarta cuma salah satu," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT