17 February 2020, 21:33 WIB

Tanggapi Survei Indo Barometer, PDIP : Jelas Ahok Lebih Baik


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Ida Mahmudah menuturkan mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok lebih bagus kinerja ketimbang Gubernur Anies Baswedan.

Pernyataan Ida tersebut berdasarkan hasil survei Indo Barometer, yang menempatkan Anies di urutan terakhir dengan aspek keberhasilan Gubernur DKI Jakarta.

"Era Ahok memang lebih bagus ya dibandingkan sekarang ini. Bukan karena pak Ahok dari partai saya, tapi kenyatannya seperti itu," kata Ida saat dihubungi, Jakarta, Senin (17/2).

Berdasarkan hasil survei, Anies hanya mendapat 15,2% dari kategori lima masalah utama di DKI Jakarta jika dibandingkan dengan pendahulunya, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ida pun mengatakan hasil ini memang dirasakan oleh masyarakat Jakarta. Ia menganggap Anies kurang mampu menangani permasalahan yang bersifat urgensi seperti banjir dan macet.

Baca juga : Ketua DPRD Minta Anies Jangan Sembarangan Tutup Diskotek

"Masyarakat kan bisa menilai. Kalau sekarang ini kan penanganan banyak yang baru kejadian, seperti terkaget-kaget (menanganinya). Jadi, terlihat tidak terkonsep untuk menyelesaikan dengan baik," jelas Ida.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono juga setuju atas hasil survei Indo Barometer.

Soal survei ini, kata Gembong, merupakab suatu kajian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Oleh karenanya ia setuju dengan hasil survei itu dibandingkan kondisi lapangan yang ada.

"Bukan masalah lebih baik atau buruk. Pak Anies memang tidak melakukan apa-apa. Selama dua tahun warga Jakarta disuguhkan wacana antara naturalisasi dan normalisasi. Hanya berkutat di situ tapi aksi lapangan enggak ada," kata Gembong.

Dalam hasil survei yang dilakukan Indo Barometer terhadap 1.200 res-ponden yang tersebar di 34 provinsi itu, hanya 15,2% yang menganggap Anies berhasil jika dibandingkan dengan Joko Widodo 31% dan Ahok 25,8%.

Hasil itu didapat dengan menggunakan lima kategori utama masalah Jakarta, antara lain banjir, kemacetan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga. Soal banjir, aspek keberhasilan Anie­s hanya 4,1%, Jokowi 25%, sedangkan Ahok 42%. (OL-7)

BERITA TERKAIT