17 February 2020, 14:19 WIB

Mahasiswi Bengkulu usai Diobservasi di Natuna Tiba di Rumah


Marliansyah | Nusantara

DUA mahasiswi Bengkulu dari Wuhan, Tiongkok, seusai menjalani observasi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, selama dua pekan, tiba di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Minggu (16/2).

Setiba di Bandara Fatmawati, Bengkulu, keduanya diperiksa dengan thermod scanner milik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III, Bandara Fatmawati, di pintu kedatangan.
     
Usai dilakukan pemeriksaan, mereka langsung dibawa ke Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, yang berada di Kelurahan Padang Harapan,  Kecamatan Gading Cempaka,  Kota Bengkulu, dengan didampingi petugas dari KKP Kelas III.
     
Kepulangan dua orang warga tersebut, didampingi kakak dari salah satu mahasiswi Sinta Destiana Putri, Santi Ding. Santi Ding, ikut dalam penerbangan bersama Sinta dan Rapiska dari Bandara Soekarno-Hatta, pada Minggu pagi (16/2).

"Sebelum pulang kerumah, adik saya diperiksa kesehatannya. Ada berita acara serah terima antara keluarga dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, setelah itu langsung pulang ke rumah," ujar Santi Ding, kepada wartawan.

Sebelum pulang kerumah,  lanjut dia,  kondisi kesehatan masih diperiksa dan langsung serah terima keluarga dan pihak kesehatan tanpa ada kesulitan.

Dari 238 orang yang menjalani observasi virus karona selama dua  pekan di Natuna, dua diantaranya berasal dari Provinsi Bengkulu. Mereka diberangkatkan bersama ratusan orang lainnya, dari Pangkalan Udara TNI-AU, Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, dengan menggunakan maskapai milik TNI-AU.
     
Setelah tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu sore (15/2), mereka tidak langsung kembali ke Bengkulu. Mereka menginap terlebih dahulu di Tangerang, Banten,  selama satu malam disalah satu hotel bersama rekan-tekan dari provinsi lainnya. (OL-13)

 

 

BERITA TERKAIT