17 February 2020, 11:02 WIB

Diteken, Nilai Kontrak Proyek MRT Fase 2a sebesar Rp4,5 Triliun


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PT MRT Jakarta resmi menandatangani kontrak pengerjaan MRT Fase 2a paket CP-201 dari Bundaran HI sampai dengan Sarinah yang terdiri dari Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.

Rute tersebut merupakan serangkaian rute Fase 2 yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota Tua itu, yang ditargetkan selesai pada 2024.

"Nilai kontrak pekerjaan ini adalah sekitar 4,5 triliun rupiah dan akan dikerjakan selama 58 bulan dengan target penyelesaian pada Desember 2024," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar di dalam Stasiun Bundara HI exit B, Jakarta, Senin (17/2).

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Anies Baswedan menyebut pengerjaan fase 2a dengan panjang terowongan 2,8 km itu, memiliki tantangan yang tidak sederhana karena menyangkut kawasan strategis dan tantangan alam.

"Selama beberapa waktu kita rancang ini semua, alhamdulillah hari ini tuntas sudah ditandatangani sejauh 2,8 km. Insha Allah nanti tuntas di akhir 2024. Ini semua bagian dari membangun transportasi massal umum di Jakarta yang terintegrasi," jelas Anies.

Anies menyebut semua transportasi umum dirancang untuk terintegrasi. Seperti MRT, Transjakarta maupun LRT sebagai satu kesatuan.

"Tujuannya adalah agar warga Jakarta menggunakan kendaraan umum dengan mudah. Bisa menjangkau kemana saja dengan harga terjangkau," kata Anies.

"Itu mensyaratkan fase perencanaannya pun terintegrasi. Saya titipkan kepada semua supaya dikerjakan on scedule, on quality, dan on budget sehingga bisa terlaksana sesuai rencana," tandasnya.

Hadir Direktur Konstruksi Silvia Halim dan Shimizu-Adhi Karya Joint Venture yang diwakili Yutaka Okumura melakukan penandatanganan Paket Kontrak antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Shimizu-Adhi Karya JV (SAJV) terkait Design and Build Underground Section MRT Jakarta Project Phase 2 Contract Package 201.

Penandatanganan disaksikan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia Masafumi Ishii, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William P Sabandar, JICA Chief Representative untuk Republik Indonesia Yamanaka Shinichi dan Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto. (OL-2)

BERITA TERKAIT