17 February 2020, 10:45 WIB

Jumlah Penumpang Positif Korona Naik


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

JUMLAH orang yang dites positif virus korona baru atau covid-19 di kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina lepas pantai Jepang telah meningkat menjadi 355 orang.

"Sejauh ini, kami telah melakukan tes kesehatan untuk 1.219 orang. Dari jumlah itu, 355 orang dinyatakan positif. Dari jumlah itu, 73 orang tidak menunjukkan gejala," ujar Katsunobu Kato dalam sebuah diskusi di NHK, kemarin.

Angka-angka baru datang ketika Amerika Serikat (AS) sedang bersiap untuk mengevakuasi beberapa warganya dari Diamond Princess, yang telah dikarantina sejak 5 Februari di pelabuhan Yokohama, dekat Tokyo.

Hong Kong juga mengatakan akan menawarkan kesempatan kepada 330 warganya di atas kapal untuk mengambil penerbangan charter kembali. Kanada juga mengumumkan keputusan serupa untuk memulangkan warga negaranya di kapal.

Upaya Jepang untuk mengendalikan infeksi virus di kapal telah memicu keprihatinan internasional.

Kapal pesiar tiba di lepas pantai Jepang pada awal Februari dengan lebih dari 3.700 penumpang dan anggota kru dari lebih dari 50 negara dan wilayah.

Diamond Princess dikarantina setelah pihak berwenang menemukan seorang penumpang yang turun dari kapal di Hong Kong selama pelayarannya dinyatakan positif covid-19.

Pejabat terus menemukan infeksi baru di antara penumpang dan anggota kru, serta mengangkutnya ke rumah sakit Jepang. Sementara itu, yang lain telah diberi tahu untuk tinggal di dalam kabin masing-masing selama periode karantina 14 hari, yang akan berakhir pada Rabu.

Jepang belum dapat melakukan tes kesehatan kepada semua yang ada di kapal karena terbatasnya pasokan kit pengujian, fasilitas, dan tenaga kerja yang juga dibutuhkan pihak berwenang.

Amerika akan mengevakuasi warganya dari Kapal Diamond Princess. Namun, rencana itu ditentang salah satu warga Amerika yang masih berada di dalam kapal.

"Sekitar 400 orang Amerika dan keluarga mereka di Diamond Princess akan ditawari kursi pada dua penerbangan yang bisa tiba di Pangkalan Angkatan Udara Travis, California, pada Minggu," tutur salah seorang pejabat CDC.

 

Menentang evakuasi

Seorang penumpang bernama Smith yang ada di atas kapal pesiar Diamond Princess, yang saat ini dikarantina di lepas pantai Jepang di tengah wabah virus korona, menentang rencana AS untuk mengevakuasi penumpang Amerika.

"Aku mengerti, dapat turun dari kapal ini untuk ditempatkan di tempat lain, tetapi dalam keadaan ini, tawaran untuk menempatkan kami di bus dengan orang lain yang belum menyelesaikan masa karantina mereka dan belum diuji virusnya," jelasnya.

Pemerintah Hong Kong pun akan mengirimkan pesawat ke Jepang untuk menjemput warganya yang menjadi penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina dan diketahui 200 lebih orang di dalamnya positif terinfeksi virus korona atau covid-19.

Ada sekitar 330 warga Hong Kong yang menaiki kapal pesiar itu, termasuk 260 pemegang paspor wilayah administrasi khusus Hong Kong dan kurang lebih 70 orang dengan paspor asing.

Kanada juga akan menyewa pesawat untuk mengevakuasi para warganya dari kapal pesiar Diamond Princess. (BBC/Aljazeera/CNA/I-1)

BERITA TERKAIT