17 February 2020, 10:30 WIB

Jumlah Terinfeksi Virus Korona di Tiongkok Lampaui 70 Ribu Orang


Nur Aivanni | Internasional

JUMLAH orang yang terinfeksi dengan virus korona di Tiongkok melewati 70 ribu pada Senin (17/2) ketika para ahli internasional memulai pertemuan tentang cara mengatasi epidemi yang telah menyebabkan kekhawatiran global.

Korban tewas melonjak menjadi 1.765 di daratan Tiongkok setelah 100 orang lagi meninggal di Provinsi Hubei, tempat virus itu pertama kali muncul pada Desember tahun lalu.

Baca juga: Diusulkan Dibuat Patung dan Museum Sutradara Parasite di Korsel

Kekhawatiran tentang penyebarannya tetap tinggi dan jangkauan epidemi tersebut pun disoroti Amerika Serikat yang mengumumkan bahwa lebih dari tiga lusin orang Amerika dari kapal pesiar yang dikarantina di Jepang terinfeksi.

Jumlah kasus baru jenis COVID-19 melonjak pekan lalu ketika pejabat di Hubei mengubah kriteria mereka dalam menghitung kasus virus korona dengan memasukkan orang yang didiagnosis melalui pencitraan paru.

Jumlah kasus baru di provinsi tersebut pada hari ini lebih tinggi sekitar 100 dibandingkan kemarin. Namun, angka tersebut masih turun tajam dibandingkan laporan pada hari Jumat dan Sabtu.

Angka-angka terbaru datang ketika kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa para pakar internasional dalam misi gabungan yang dipimpin WHO telah tiba di Beijing dan telah melakukan pertemuan pertama mereka dengan rekan mereka dari Tiongkok.

"Kami menantikan kolaborasi yang sangat penting ini untuk berkontribusi pada pengetahuan global tentang wabah #COVID19," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus melalui akun Twitternya, seperti dikutip dari AFP, Senin (17/2).

Kemarin (16/2), Juru Bicara Komisi Kesehatan Nasional Mi Feng mengatakan bahwa angka kasus yang melambat secara nasional menunjukkan bahwa Tiongkok mengendalikan wabah tersebut. Tetapi Tedros telah memperingatkan bahwa tidak mungkin untuk memprediksi ke arah mana epidemi ini akan terjadi. (AFP/OL-6)

BERITA TERKAIT