16 February 2020, 16:38 WIB

Penjual Miras Oplosan Berkedok Kios Tambal Ban Digerebek


Adi Kristiadi | Nusantara

PETUGAS Polsek Indihiang menggerebeg tiga kios tambal ban yang berada di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Ditemukakan barang bukti berupa 500 liter tuak dan 50 botol minuman keras berbagai merek.

"Dari tiga lokasi yang kami gerebek pada Sabtu (15/2), tiga orang ditetapkan tersangka. Sudah banyak korban nyawa akibat mengkonsumsi miras oplosan ini. Kami akan gencarkan pemberantasan miras oplosan ini," kata Kapolsek Indihiang Kompol Moch Bashori, Minggu (16/2).

Bashori mengatakan, terbongkarnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Petugas menyelidiki dan menggerebeknya. Puluhan miras kemasan tersimpan di ban bekas dan tuak disembunyikan di dalam toilet.

Menurutnya, penjual miras oplosan sekarang ini sering berubah dalam melakukan aksinya. Ada yang berjualan di jok motor secara keliling, kios jamu dan sekarang modusnya menjual di jasa tambal ban pinggir jalan. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak tergiur mengonsumsi miras karena dapat menyebabkan kematian.

"Mengkonsumsi miras biasanya menyebabkan keonaran yang dapat menganggu ketertiban dan keamanan di masyarakat hingga muncul tindak pidana kejahatan. Kami meminta warga bersama-sama memberantas peredaran miras oplosan ini di Kota Tasikmalaya," tandasnya. (OL-13)

 

BERITA TERKAIT