16 February 2020, 10:37 WIB

Pondok Tirta Mandala Banjir, Warganya Tuntut Kompensasi ke Pemkot


Kisar Rajgukguk | Megapolitan

RATUSAN warga Kompleks Pondok Tirta Mandala, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok menuntut kompensasi kepada Pemerintah Kota Depok. Mereka menuntut atas hancurnya harta benda usai diterjang banjir, Sabtu (15/2).

"Kita mau fair saja untuk kompensasi banjir ini. Kita tuntutnya Rp272 juta akibat banjir yang melanda Kompleks Pondok Tirta Mandala. Sejumlah harta benda tak terselamatkan. Banyak barang- barang elektronik, perkakas rumah tangga dan kenderaan rusak usai banjir," ungkap Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), Murthada Sinuraya, Minggu (16/2).

Untuk menghindaari banjir susulan, Pemkot Depok juga dituntut membuat tanggul baru di dua RW (RW 8 dan RW 26) Kompleks Pondok Tirta Mandala tersebut. "Harus ada tanggul permanen. Kami tak mau tanggul dibuat dengan karung sak pasir dan terpal," harap dia.

Menurutnya, berdasarkan hitung-hitungan kasar diperkirakan bahwa kerugian total biaya yang diderita 136 kepala keluraga dari RW 8 dan RW 26 jumlah totalnya Rp272 juta. Satu keluarga Rp2 juta.

"Kita taksir satu keluarga menderita kerugian Rp2 juta x 136 KK Rp272 juta," ujar dia.

Senada, Sugito warga RW 8 Kompleks Pondok Tirta Mandala mengatakan, sejak dia tinggal belasan tahun di sana, baru kali pertama ini turap kali jantung roboh. Peristiwa air meluap ke jalan raya dan ke permukiman ratusan warga di sekitar juga pertama kali terjadi.

Sugito menduga banjir yang melanda Pondok Tirta Mandala karena lalainya pengawasan DPMPTSP Kota Depok mengawasi pembangunan cluster- cluster di Kota Depok. Takkan mungkin pengembang bisa mendirikan bangunan kalau ada pengawasan ketat.

Baik Murthada maupun Sugito sama-sama menyalahkan Walikota Depok Idris Abdul Shomad yang dinilainya kurang tegas dalam memimpin. "Sudah tahu kelemahan anak buah tapi tidak juga dilakukan evaluasi. Dia (Walikota) seperti masa bodo dengan peristiwa longsor dan banjir serta warganya menderita," tegasnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT