15 February 2020, 16:09 WIB

Madrid VS Celta Vigo: Ajang Pembuktian Hazard


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola

KLUB Real Madrid akan berjumpa dengan Celta Vigo dalam lanjutan pekan ke 24 Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Senin (17/2) dinihari.

Melawan tim yang tengah pesakitan dan berada di zona degradasi, sudah barang tentu seharusnya Karim Benzema dkk. tak mengalami kesulitan untuk membekuk Celta.

Apalagi, Los Galacticos kini masih menjadi pemuncak klasemen, unggul tiga poin dari Barcelona di posisi kedua.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane mendapat angin segar setelah playmaker Eden Hazard dijadwalkan akan tampil lagi untuk membela Madrid.

Bintang asal Belgia itu kemungkinan besar akan diberikan kesempatan oleh Zidane untuk terus membuktikan tajinya bermain di tim yang bertabur bintang.

Pasalnya, Hazard baru akan menjadi pemain starter untuk pertama kali sejak mengalami cedera pada 26 November 2019.

Sebelum cedera sejatinya Hazard sudah bermain bagus buat Madrid melawan Real Sociedad dan tampil meyakinkan si Liga Champions saat bertemu Paris Saint-Germain.

Mengingat Zinedine Zidane sudah bisa membuat Madrid tampil sangat meyakinkan meski tanpa Hazard.

Hadirnya Hazard membuat Zidane punya dua pilihan si lini depan. Jika memainkan Hazard sejak awal, maka ia akan bermitra dengan Benzema di depan. Di lini tengah, Casemiro, Fede Valverde dan Toni Kroos adalah pemain yang jadi andalan Zidane.

Lantas, satu ruang kosong dalam line-up masih diperebutkan antara Isco atau Luka Modric.

Penampilan Isco sendiri sangat spektakuler. Ia menunjukkan hal tersebut usai membawa Madrid membekuk Osasuna di El Sadar.

Dengan posisinya di skuad Euro 2020 Spanyol yang dipertaruhkan, ini adalah Isco yang lebih bertekad daripada yang biasa ia lakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Zidane ingin dia tampil lebih konsisten selama musim ini. Zidane juga tahu betapa pentingnya seorang Isco dalam tubuh Madrid.

Mantan gelandang Malaga ini tercatat telah bermain 20 pertandingan musim ini, mulai dari 13 pertandingan, tetapi menyelesaikan 90 menit waktu pertandingan hanya sekali.

Sementara Modric, bakatnya memang tidak usah diragukan lagi. Tetapi sejauh ini dia belum menjadi starter di Madrid.

Namun, kebangkitannya dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan Zidane harus memutar otak lebih kencang.

Dengan hadirnya Modric di tim, Los Blancos telah menang 15 kali, memberinya persentase kemenangan 60 persen.

Jadi, siapapun yang dipilih Zidane, Madrid memang terlalu perkasa untuk ditaklukkan Celta. Ambisi besar Madrid untuk memboyong tiga poin demi mengamankan posisi puncak sulit dibantahkan oleh tim lain. (Marca/OL-2)

BERITA TERKAIT