14 February 2020, 20:44 WIB

DPR Turun Tangan Soal Polemik Renovasi Gereja di Kepri


Cahya Mulyana | Nusantara

KOMISI III DPR melalui tim khusus turut menangani polemik relokasi gereja di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Isu yang menarik perhatian Presiden Jokowi ini juga diharapkan segera tuntas tanpa memunculkan gesekan di tengah masyarakat.

"Tim yang tergabung di Komisi III yang disitu juga ada Gerindra sudah turun juga kesana untuk turut membantu penyelesaian masalah ini," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kepada Media Indonesia, Jumat (14/2).

Menurut dia, Wakil Rakyat terpanggil untuk menuntaskan permasalahan kehidupan beragama yang muncul di Kepulauan Riau. Maka tim bentukan Komisi III DPR itu teridiri dari perwakilan partai di parlemen sedang menggelar investigasi dengan turun langsung ke lokasi.

Ia mengingatkan bahwa bangsa ini memiliki falsafah hidup yang mulia berupa Pancasila. Dengan ideologi itu, masyarakat sepatutnya saling menghormati dan menghargai terhadap kehidupan serta aktivitas keagamaan masing-masing.

"Landasan dari tim ini sudah pasti Pancasila," pungkasnya.

Polemik ini bermula dari adanya upaya penggiringan opini terkait relokasi dan cagar budaya Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Keuskupan Pangkalpinang. Gereja Katolik membantah bahwa menerima opsi relokasi dan dijadikannya gereja menjadi cagar budaya, sesuai dengan pertemuan bersama staf khusus Menteri Agama Ubaidillah Amin, Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Uskup Keuskupan Pangkal Pinang Uskup Mgr. (OL-4)

BERITA TERKAIT