15 February 2020, 00:50 WIB

Cuitan Trump Ganggu Pekerjaan Jaksa Agung


MI | Internasional

JAKSA Agung Amerika Serikat (AS) William Barr mengatakan bahwa cuitan Presiden Donald Trump melalui akun twitter-nya mengganggu pekerjaannya.

“Tidak mungkin bagi saya untuk melakukan pekerjaan saya,” katanya, seperti dikutip dari BBC, Jumat (14/2). Kritiknya terhadap Trump datang di tengah pengawasan ketat dari Departemen Kehakiman tentang penanganan kasus yang melibatkan Roger Stone, mantan penasehat presiden.

Komentar Barr tersebut adalah sebuah isyarat kejengkelan yang jarang terjadi terhadap sikap Trump. “Saya pikir sudah waktunya untuk menghentikan cuitan (di Twitter) tentang kasus pidana Departemen Kehakiman,” kata Barr kepada ABC News.

Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan, presiden harus mendengarkan saran Barr. “Jika jaksa agung mengatakan itu menghalangi pekerjaannya, presiden harus mendengarkan jaksa agung,” katanya kepada Fox News.

Minggu ini, ada kemarahan yang meluas ketika Departemen Kehakiman mengatakan mereka akan untuk mengurangi hukuman penjara yang akan dicarinya untuk Stone, seorang teman lama presiden. Stone dinyatakan bersalah pada bulan November karena menghalangi investigasi oleh House Intelligence Committee terhadap campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

Trump memuji Barr karena mengambil alih kasus itu. Barr menegaskan, presiden tidak pernah memintanya untuk melakukan sesuatu dalam kasus pidana tersebut. Hanya saja, cuitan Trump tentang kasus tersebut mengganggu pekerjaannya.

“Apakah Anda maju dengan apa yang Anda anggap sebagai keputusan yang tepat atau apakah Anda menarik kembali karena cuitan (twitter)? Dan itu hanya semacam menggambarkan betapa mengganggu cuitan ini,” kata Barr.

“Saya tidak akan diganggu atau dipengaruhi oleh siapa pun ... apakah itu Kongres, dewan editorial surat kabar, atau presiden,” tambahnya. (BBC/Nur/I-1)

 

BERITA TERKAIT