14 February 2020, 19:03 WIB

Jepang Mulai Turunkan Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess


Nur Aivanni | Internasional

PEMERINTAH Jepang mulai menurunkan penumpang berusia 80 tahun atau lebih, dengan kondisi kesehatan buruk atau mendapatkan kabin bagian dalam tanpa jendela di kapal pesiar Diamond Princess.

Sejumlah orang yang dipindahkan ke penginapan sesuai petunjuk pemerintah, dinyatakan negatif virus korona. Dalam laporan terakhir, virus korona telah menginfeksi lebih dari 200 orang di atas kapal pesiar tersebut.

Nantinya, mereka akan dibawa dengan bus berkaca gelap dan pengemudi yang mengenakan setelan pelindung berwarna putih dari kepala hingga ujung kaki. Lengkap dengan kacamata dan penutup muka. Seorang pejabat pemerintah mengatakan sebelas orang telah meninggalkan kapal. Namun, dia enggan menyampaikan rincian lebih lanjut.

Baca juga: Infeksi Virus Korona di Kapal Pesiar Tewaskan Lansia asal Jepang

Jumat (14/2) pagi, pejabat senior Kementerian Kesehatan, Gaku Hashimoto, naik ke kapal untuk mengumumkan semua penumpang yang dianggap berisiko tinggi akan menjalani tes terkait virus korona.

"Mereka yang hasil tesnya positif akan dipindahkan ke rumah sakit. Bagi yang hasil tesnya negatif, atas permintaan individu, akan turun dan dipindahkan ke akomodasi yang disediakan pemerintah," kata Gaku, Jumat (14/2).

Tercatat lebih dari 3.700 orang berada dalam kapal pesiar, yang tiba di lepas pantai Jepang pekan lalu. Sejumlah orang yang terdiagnosis virus korona, telah dikeluarkan dari kapal. Bersamaan dengan beberapa orang yang mengalami gangguan kondisi kesehatan lain, sehingga memerlukan penanganan medis.

Diamond Princess dikarantina di lepas pantai Jepang sejak awal Februari, setelah seorang mantan penumpang yang turun di Hong Kong dinyatakan positif virus korona. Adapun tahap karantina akan berakhir pada 19 Februari. Mereka yang berada di kapal sebagian besar bertahan di kabin dan diminta untuk memakai masker.(AFP/OL-11)

BERITA TERKAIT