14 February 2020, 19:03 WIB

Rayakan Valentine di Atas Kapal Karantina


Nur Aivanni | Internasional

HARI Valentine yang jatuh di hari ini tidak lah seperti perayaan biasanya. Itu lah yang dirasakan penumpang yang dikarantina di kapal pesiar Diamond Princess. Adanya infeksi virus korona membuat para penumpang dan kru harus dikarantina di kapal tersebut hingga 19 Februari mendatang.

Meski begitu, para penumpang pun masih bisa sedikit merayakan hari spesial tersebut di atas kapal. Dengan mengenakan gaun merah dan ikat rambut berwarna senada, manajer hiburan kapal, Natalie, mengunggah video Hari Valentine di akun Twitter-nya untuk mencoba menjaga semangat.

Baca juga: Masker jadi Hadiah Valentine Favorit di Hong Kong

"Saya hanya ingin mengatakan bahwa kita baik-baik saja dan tetap bersama sebagai keluarga besar," katanya, seperti dikutip dari AFP, Jumat (14/2).

Matt Smith, seorang penumpang berusia 57 tahun, mengakui bahwa kapal tersebut bukan lah lokasi pilihan mereka untuk merayakan hari Valentine bersama istrinya, Katherine Codekas.

"Setelah 21 tahun menikah, kami tidak mempermasalahkannya, tapi saya biasanya mendapatkan sebuah kartu (ucapan) setidaknya," katanya. 

"Facebook mengingatkan saya pagi ini bahwa tiga tahun lalu kami berada di Las Vegas," tambahnya.

Smith mengatakan bahwa penumpang kapal ditawari sarapan istimewa di hari Valentine. "Tidak yakin mengapa telur rebus, sosis, dan jamur tumis adalah istimewa," katanya.

Untuk menu makan malam, mereka juga dijanjikan beberapa suguhan istimewa. Sebagai makanan pembuka, ada 'Cupid's Avocado' dan salad udang, dan setelahnya ada 'Shrimp Valentine Japanese style' dengan nasi dan sayuran.

Hidangan utama adalah 'Coq au Vin', makanan klasik Perancis dengan kentang tumbuk dan sayuran. Dan juga ada makanan penutup yang dijanjikan untuk hari spesial tersebut.

"Coq au Vin, ya tolong," cuit Yardley Wong, yang telah mengunggah upayanya untuk membuat putranya terhibur di atas kapal karantina.

"Makanan spesial untuk Hari Valentine, sebotol (anggur) merah yang sudah dipesan," tambahnya dengan tagar #hanginthereDiamondPrincess dan gambar sebotol anggur.

Dia juga memposting foto dengan putranya yang berusia enam tahun untuk Hari Valentine, dengan tulisan "Tetap kuat, kami bersamamu Diamond Princess".

Sementara itu, penumpang lainnya, Jackie, berkelakar bahwa dia punya rencana besar untuk hari Valentine di kapal pesiar tersebut. "Kita akan memiliki malam formal di hari Valentine di kabin kita. Ambil foto, tertawa," cuitnya.

Meski begitu, ada juga penumpang lainnya yang meninggalkan pesan bagi kru di sebuah kertas berbentuk hati di depan pintu. "Terima kasih atas semua kerja keras kalian dan terima kasih telah merawat kami," bunyi pesan tersebut.

Baca juga: Catat Rekor, Suhu di Antartika Capai 20 Derajat Celcius

Lebih dari 200 orang di atas kapal telah didiagnosis terinfeksi COVID-19. Mereka pun telah dibawa ke rumah sakit setempat. Perpisahan akibat virus tersebut pun harus dialami Kent Frasure. Ia terpaksa harus berpisah dengan rekannya Rebecca yang terinfeksi virus tersebut dan sekarang diisolasi di rumah sakit.

"Kami mengucapkan 'selamat tinggal, bertemu lagi nanti' dan saling berpelukan. Kami tidak memiliki ciuman perpisahan karena kami tidak benar-benar tahu apa yang sedang terjadi," kata Kent kepada CNBC.

"Lalu aku menyaksikan dia berjalan menyusuri lorong, berbelok di tikungan dan kemudian dia pergi," tambahnya. (AFP/OL-6)

BERITA TERKAIT