13 February 2020, 21:41 WIB

Dukung Ekonomi Digital, Pintaria Latih Talenta Muda Bidang TI


Ghani Nurcahyadi | Teknologi

PORTAL kursus dan pelatihan daring, Pintaria menggelar program Pintaria Super30 yang fokus pada kursus full stack developer untuk memenuhi kebuutuhan tenaga profesional bidang teknologi informasi (TI) di Indoensia.

Program yang menggandeng Lithan Digital dari Singapura itu mulai dibuka pendaftarannya secara daring mulai 10 Februari sampai 23 Februari mendatang.

CEO HarukaEDU, pengembang Pintaria, Novistiar Rustandi, mengatakan, Pintaria Super30 akan memberikan pembelajaran intensif full stack developer pada 60 orang yang memenuhi persyaratan.

“Pintaria SUPER30 merupakan ajang pencarian 60 orang yang siap berkomitmen belajar intensif Full Stack Developer selama 6 bulan. Di akhir periode, hanya 30 orang terbaik dari yang terbaik akan lulus dari program dan disalurkan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan mitra kami,” ujar Novistiar dalam siaran persnya.

Novistiar menegaskan, program yang berlangsung secara daring itu memberikan kesempatan bagi talenta muda Indonesia untuk mengikutinya. Persyaratannya hanya lulus dari SMA/SMK sederajat atau Perguruan Tinggi dan memiliki perangkat laptop serta akses internet.

“Kami akan memilih 60 peserta yang tersaring di seleksi awal untuk menerima beasiswa kursus Full Stack Developer secara online. Selain pelatihan hard skills, peserta juga harus menyelesaikan beberapa pelatihan soft skills. Lalu akan ada proses eliminasi ketat setiap bulannya untuk menemukan 30 talenta terbaik di bulan keenam,” ujarnya.

Baca juga : Ada Beasiswa untuk Penghapal Al-Quran di Sekolah Fatih

Nantinya 30 peserta terbaik bakal berkesempatan bekerja di bidang TI pada sejunlah perusahaan, seperti BFI Finance, Getplus by GDP Venture, HarukaEDU, Binus, dan lainnya

Dalam proses pembelajaran intensif, peserta juga akan mendapatkan materi belajar dari praktisi TI di Indonesia, diantaranya Alfred Managing Director Samsung Research Indonesia Alfred Budiman, CIO GetPlus Endy Lambey, Erga Munggaran, CTO HarukaEDU Erga Munggaran, dan CTO GDP Venture On Lee.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi & UKM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomianm Rudy Salahuddin, menyambut baik program beasiswa itu.

“Kami mendukung penuh program dari perusahaan swasta yang memberikan kontribusi positif bagi pengembangan SDM di bidang teknologi, terlebih Indonesia saat ini sedang fokus pada ekonomi digital. Hal ini selaras dengan apa yang menjadi fokus utama pemerintah,” ujarnya.

On Lee dari GDP venture menyebutkan, saat ini semangat anak muda Indonesia belajar TI sangat besar.

“Indonesia membutuhkan talenta-talenta muda yang berbakat membawa dunia digital dan teknologi Indonesia semakin maju, kini belajar Full Stack Developer juga lebih mudah karena adanya teknologi online learning serta ajang Pintaria SUPER30 ini,” pungkasnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT