13 February 2020, 21:10 WIB

Australia Perpanjang Larangan Masuk Turis Tiongkok


Nur AIvanni | Internasional

HARI ini pemerintah Australia mengumumkan perpanjangan larangan masuk bagi wisatawan dari Tiongkok setidaknya satu minggu melampaui tenggat waktu yang direncanakan pada Sabtu. Hal itu mengingat jumlah korban jiwa dari COVID-19 melonjak.

Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan pemerintah akan menegakkan aturan larangan masuk bagi warga negara asing yang baru-baru ini berada di Tiongkok selama satu minggu lagi. Itu dilakukan untuk melindungi warga Australia dari risiko virus korona.

"Keputusan untuk memperpanjang larangan lebih lanjut akan diambil dari minggu ke minggu," katanya, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (13/2).

Keputusan itu merupakan pukulan bagi operator pariwisata Australia yang melihat bisnis dari pengunjung Tiongkok pun hilang. Pukulan juga bagi puluhan ribu pelajar Tiongkok yang berharap untuk kembali ke Australia untuk tahun akademik baru.

Angka kematian resmi Tiongkok dan jumlah infeksi dari virus korona baru melonjak secara dramatis pada Kamis (13/2) setelah pihak berwenang mengubah metode penghitungan mereka.

Virus itu sekarang secara resmi telah menelan korban jiwa lebih dari 1.350 orang di Tiongkok dan Organisasi Kesehatan Dunia telah memperingatkan penyakit itu belum memuncak.

"Saya hanya ingin meyakinkan semua warga Australia, bahwa kami melakukan segala hal yang kami bisa untuk menjaga warga Australia tetap aman saat ini, dan untuk memastikan

bahwa kami memitigasi segala hal yang mungkin untuk mengatasi ancaman apa pun," kata Morrison. (Channel News Asia/OL-8)

BERITA TERKAIT